Bacaan Doa

Kumpulan Bacaan Doa agar Terbebas dari Lillitan Utang, Lengkap Arab, Latin, dan Terjemahannya

Rasulullah SAW mengajarkan kita doa-doa agar utang cepat lunas, meskipun jumlah utang tersebut sebesar Gunung Uhud.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
islam.ru
Ilustrasi Berdoa 

TRIBUNJOGJA.COM - Membayar hutang dalam Islam hukumnya wajib dan tidak boleh menunda-nunda untuk melunasinya.

Orang yang punya hutang dan tidak membayarnya padahal mampu maka akan mendapatkan dosa.

Rasulullah SAW mengajarkan kita doa-doa agar utang cepat lunas, meskipun jumlah utang tersebut sebesar Gunung Uhud.

Berikut ini kumpulan doa dimudahkan rezeki, doa pendek yang mudah dihapal.

Doa dimudahkan rezeki sebelum beraktivitas

Diriwayatkan dari Abu Hurairah di dalam hadits Abu Dawud, setiap paginya Rasulullah SAW senantiasa membaca sebuah doa, Bacaan doa yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW pada pagi hari adalah sebagai beikut:

اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika ashbahnā, wa bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūru.

Artinya: ("Ya Allah, denganMu aku berpagi hari, denganMu aku bersore hari, dengan-Mu kami hidup, denganMu kami mati. Hanya kepadaMu (kami) kembali," (HR Abu Dawud, At-Turmudzi, Ibnu Majah, dan lainnya).

Doa Ketika Terlilit Hutang

اَللّٰهُمَّ اَكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

ALLAHUMMAK FINII BIHALAALIKA 'AN HARAAMIKA WA AGHNINI BIFADHLIKA 'AMMAN SIWAAKA

Ya Allah, cukupkanlah untukku semua yang Engkau halalkan dari semua yang Engkau haramkan, kayakanlah aku dengan kemurahanMu

Doa agar Terbebas dari Hutang dan Kefakiran

Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa agar terbebas dari hutang dan kefakiran yang dibaca sebelum tidur.

Adapun doa tersebut yakni:

اَللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَاْلإِنْجِيْلِ وَالْفُرْقَانِ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ. اَللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ اْلآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُوْنَكَ شَيْءٌ، اِقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ

"Ya Allah, yang mencipta, merawat, dan mengatur langit dan bumi. Dan Rabb dari Arsy yang agung. Allah Tuhan kami yang merawat kami, dan merawat segala hal, yang menumbuhkan bebijian dari tumbuhan, dan yang telah menurunkan Taurat, Injil, dan Al Quran sebagai pembeda".

"Aku berlindung kepadaMu Ya Allah, dari segala keburukan, dan Engkau Yang Maha Kuasa untuk dapat menentukan segala hal yang terjadi".

"Wahai Allah Engkaulah yang paling awal dan tidak ada sebelumnya apapun itu. Dan Engkaulah yang paling akhir dan tidak ada setelah itu apapun".
 
"Dan Engkaulah yang nyata tidak ada yang menyelimuti-Mu di atasMu apapun itu. Dan Engkaulah yang Batin, tidak ada selain-Mu apapun itu. Ya Allah kami mohon anugerahkan kecukupan rezeki untuk melunasi hutang-hutang kami, dan lepaskan kami dari kefakiran".

(MG-HANIF RIZAL HIDAYAT)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved