Penemuan Mayat Wanita di Pantai Ngrawe

Dokter Forensik RS Bhayangkara DIY Temukan Ketidakwajaran Jenazah Perempuan Hamil di Pantai Ngrawe

Terdapat sejumlah fakta yang didapat dari proses otopsi sebagai bahan penyidik untuk mengungkap kejanggalan kematian perempuan 28 tahun itu.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi - Hasil Otopsi Mayat Wanita di Pantai Ngrawe 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim ahli forensik RS Bhayangkara Polda DIY telah menyerahkan hasil otopsi sementara jenazah perempuan hamil di Pantai Ngrawe , Gunungkidul, kepada penyidik kepolisian.

Terdapat sejumlah fakta yang didapat dari proses otopsi sebagai bahan penyidik untuk mengungkap kejanggalan kematian perempuan 28 tahun itu.

Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda DIY Kompol Aji Kadarmo mengatakan, pemeriksaan jenazah perempuan berinisial RN itu dimulai sejak Selasa (15/11/2022) siang.

Pemeriksaan organ luar dan organ dalam sudah dilakukan.

Baca juga: TERUNGKAP 8 Fakta Baru Penemuan Mayat Wanita Hamil di Pantai Ngrawe, Terduga Pelaku Tertangkap

Hasilnya, terdapat ketidakwajaran pada jasad RN yang ditemukan terkapar di pinggir Pantai Ngrawe .

Kendati demikian, Aji enggan menjelaskan secara menyeluruh sebab saat ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian.

"Ketidakwajaran itu ntara lain ada kelainan yang tidak wajar ditubunnya seperti ada luka-luka. Ada kecurigaan, lah. Tetapi belum sepenuhnya akibat kejahatan," jelasnya, Rabu (16/11/2022).

Diakui Aji, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY, jenazah RN terlebih dahulu diperiksa oleh dokter umum di RSUD Wates.

Di sana lah terungkap identitas perempuan nahas tersebut.

"Di sana oleh dokternya melihat ada tanda-tanda ketidakwajaran kemudian disampaikan kepada penyidik saat itu. Lalu penyidik menyetujui untuk dibawa ke RS Bhayangkara dan dibawa ke instalasi forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Baca juga: Perempuan Asal Purworejo yang Ditemukan Tewas di Pantai Ngrawe Ternyata Baru Kerja 2,5 Bulan di Solo

Usia Janin 8 Bulan

Meski belum terungkap secara gamblang penyebab kematian RN, namun tim dokter forensik RS Bhayangkara Polda DIY berhasil mengetahui usia janin yang dikandung RN.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, Aji menjelaskan bahwa usia janin RN sudah memasuki 8 bulan.

"Saya sampaikan ini memang hamil. Ya, mengandung 8 bulan kemudian untuk jenis kelamin laki-laki," ujarnya.

Aji berharap penyebab kematian RN segera terungkap jelas setelah dilakukan proses otopsi.

"Sampai dengan saat ini polisi telah bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved