Liga Inggris

Liga Inggris: Cristiano Ronaldo dan Manchester United, Siapa Pengkhianat Sesungguhnya?

Bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, baru saja mengejutkan jagat maya, sesaat setelah kemenangan timnya atas Fulham di Liga Inggris.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Adrian DENNIS / AFP
Erik ten Hag dan Cristiano Ronaldo di Liga Inggris antara Southampton vs Manchester United di Stadion St Mary di Southampton, Inggris selatan pada 27 Agustus 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo, baru saja mengejutkan jagat maya, sesaat setelah kemenangan timnya atas Fulham dalam lanjutan Liga Inggris.

Ronaldo sendiri tidak tampil dalam laga yang berlangsung di Creaven Cottage, Minggu (13/11/2022) malam WIB.

Dalam wawancara bersama Piers Morgan yang diliput oleh The Sun, pemain terbaik dunia 5 kali tersebut mengatakan bahwa dia ‘tidak menghormati’ manajer Manchester United, Erik ten Hag, dan melancarkan kritik ke mantan manajer interim Setan Merah, Ralf Rangnick.

“Saya tidak menghormati dia (Erik ten Hag) karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya. Jika Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan menghormati Anda,” katanya yang ditujukan untuk manajer Manchester United.

“Klub sebesar Manchester United mendatangkan direktur olahraga (Ralf Rangnick) sebagai pelatih setelah memecat Ole, suatu hal yang sangat sulit untuk dimengerti. Bahkan dia bukanlah seorang pelatih. Itu tidak hanya mengagetkan saya, tapi juga seluruh dunia,” ujar Ronaldo.

Conor Coady vs Cristiano Ronaldo di Liga Inggris antara Everton vs Manchester United di Goodison Park di Liverpool, barat laut Inggris pada 9 Oktober 2022.
Conor Coady vs Cristiano Ronaldo di Liga Inggris antara Everton vs Manchester United di Goodison Park di Liverpool, barat laut Inggris pada 9 Oktober 2022. (Oli SCARFF / AFP)

“Tidak ada yang berubah dari sebelumnya (era Ole), bahkan kolam renang dan gym-nya. Itu mengejutkan saya, karena saya mengira akan ada perubahan yang ia bawa,” kritik Ronaldo terhadap Rangnick.

Selain itu, Ronaldo juga mengkritisi kondisi fasilitas latihan Manchester United yang menurutnya tak ada perkembangan sejak ia meninggalkan Old Trafford 2009 silam.

“Progresnya nol. Sejak Sir Alex pergi, saya tak melihat adanya evolusi (perkembangan teknologi) di dalam klub, semuanya masih sama seperti saat saya berusia 21-23 tahun.

Ronaldo juga berkomentar mengenai kembalinya ke Manchester United dan kenapa ia urung bergabung dengan Manchester City, dan Sir Alex Ferguson menjadi tokoh di baliknya.

“Saya mengikuti apa kata hati saya. Sir Alex juga mengatakan pada saya bahwa sebuah ketidakmungkinan bagi saya untuk bermain di Manchester City. Lalu saya berkata ‘Ok, Bos’.”

Lebih jauh dari itu, Ronaldo merasa kecewa dengan Manchester United karena meragukan alasan putrinya yang sedang sakit, sehingga membuat dia harus menemani putrinya dan tidak bisa bergabung dalam rangkaian tur pra musim Setan Merah di Asia dan Australia.

Hingga kini, Ronaldo tidak yakin bahwa Manchester United memiliki ‘winning environment’ dan ia mengatakan siap untuk pergi.

Mengutip quote dari Pablo Picasso, Ronaldo mengatakan “Anda harus menghancurkannya, untuk membangunnya,” yang bermaksud bahwa untuk membangun (ulang tim), maka ada bagian-bagian lain yang harus dihilangkan.

“Jika mereka memulai (membangun ulang tim) dengan kepergian saya, tidak masalah. Namun jika mereka ingin melakukan hal yang berbeda, mereka harus mengubah banyak hal,” kata Ronaldo.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    21
    14
    3
    4
    37
    25
    10
    45
    2
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    3
    PSM Makasar
    22
    12
    8
    2
    39
    8
    22
    44
    4
    Madura United
    23
    11
    4
    8
    29
    14
    5
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved