Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Capaian Vaksinasi Masih di Bawah 50 Persen, Pemda DIY Kembali Gencarkan Vaksinasi Jemput Bola

Pemda DIY kembali menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara jemput bola untuk menggenjot capaian vaksinasi booster di daerah.

freepik
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY kembali menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara jemput bola untuk menggenjot capaian vaksinasi booster di daerah.

Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY, Sumadi mengatkaan, capaian vaksinasi booster di DIY masih tergolong rendah, yakni sekitar 44 persen dari total sasaran sebanyak 2,8 juta orang.

Rendahnya realisasi vaksinasi terjadi di Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Bantul yakni berkisar antara 25-40 persen. Hanya Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta saja yang capaiannya sudah melampaui 50 persen.

Baca juga: Pemda DIY Terima 25 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 untuk Vaksinasi Booster 

"Kami minta kabupaten angkanya rendah untuk percepatan jemput bola seperti dulu ini kan untuk percepatan booster," jelas Sumadi, Jumat (11/11/2022).

Untuk kegiatan vaksinasi jemput bola di tingkat kelurahan dan desa, pihaknya menugaskan tim vaksinator dari masing-masing Puskesmas tingkat kecamatan, serta RS yang ada di kabupaten/kota.

Pelaksanannya juga melibatkan dari unsur TNI maupun Polri.

"Percepatan di kabupaten yang tenaga kesehatan itu termasuk dengan TNI polri di wilayah," bebernya.

Sebelumnya, Pemda DIY telah menerima sekitar 25 ribu dosis vaksin dari pemerintah pusat.

Puluhan ribu vaksin itu sudah didistribusikan sehingga kabupaten/kota dapat segera membuka sentra pelayanan vaksinasi.

Baca juga: Dinkes DIY Sebut Stok Vaksin Covid-19 di Pusat Terbatas, DI Yogyakarta Terima 600 Dosis Pekan Lalu

"Sudah didistribusikan, kami sudah jadwal kabupaten kota sudah buka layanan kesehatan," jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, Pemda DIY rutin berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk meminta alokasi vaksin.

Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan seperti beberapa waktu lalu.

Namun, pihaknya meminta agar masyarakat yang belum booster untuk segera melaksanakan vaksinasi.

"Akan terus kita mintakan agar tidak kehabisan. Tapi ya harus sembodo, kalau diberi droping ya harus segera divaksin sebelum kadaluarsa," jelasnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved