Berita Internasional

Protes Kematian Mahsa Amini, Artis Top Iran Sengaja Unggah Foto Tanpa Hijab di Medsos

Artis top Iran bernama Taraneh Alidoosti melakukan protes dengan cara menggunggah fotonya tanpa menggunakan hijab di media sosial.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Taraneh Alidoosti/Instagram
Taraneh Alidoosti telah bersumpah untuk tetap tinggal di tanah kelahirannya 'dengan harga berapa pun' dan mendukung keluarga mereka yang terbunuh atau ditangkap dalam aksi unjuk rasa setelah kematian Mahsa Amini. 

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN - Protes atas kematian Mahsa Amini di Iran terus berlanjut.

Terbaru, seorang artis top Iran melakukan protes atas tindakan polisi moral Iran yang menangkap dan berujung  kematian Mahsa Amini.

Artis top Iran bernama Taraneh Alidoosti melakukan protes dengan cara menggunggah fotonya tanpa menggunakan hijab di media sosial.

Foto itu diunggah Alidoosti pada Rabu (9/11/2022) kemarin.

Dia sengaja mengunggah foto dirinya tanpa hijab meski dia tahu hijab merupakan aturan wajib di Iran.

Tindakan pembangkangan Taraneh Alidoosti terjadi saat protes berminggu-minggu telah mengguncang negara itu sejak kematian Mahsa Amini.

Alidoosti secara terbuka mendukung gerakan protes dengan slogan “Jin. Jiyan. Azadi.” (Perempuan. Hidup. Kebebasan).

Alidoosti adalah bintang reguler dalam film-film karya sutradara pemenang penghargaan Asghar Farhadi, termasuk The Salesman, yang meraih Oscar untuk film berbahasa asing terbaik pada tahun 2017.

Beberapa hari yang lalu di Instagram, aktris itu bersumpah untuk tetap berada di tanah kelahirannya dengan "harga berapa pun".

Baca juga: Jenderal Iran Tuding AS-Israel di Balik Rusuh Massa Terkait Kematian Mahsa Amini

Dia menuturkan berencana untuk berhenti bekerja sebagai aktris.

Sebagai gantinya, Alidoosti akan mendukung keluarga mereka yang terbunuh atau ditangkap dalam tindakan keras protes.

“Saya adalah orang yang tinggal di sini dan saya tidak berniat untuk pergi,” kata aktris berusia 38 tahun itu, yang menyangkal memiliki paspor atau tempat tinggal asing seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

"Saya akan tinggal, saya akan berhenti bekerja. Saya akan berdiri di samping keluarga tahanan dan mereka yang terbunuh. Saya akan menjadi advokat mereka, ”katanya.

“Saya akan berjuang untuk rumah saya. Saya akan membayar harga berapa pun untuk membela hak saya, dan yang terpenting, saya percaya pada apa yang kita bangun bersama hari ini,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved