Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Mengenal Ragam Makanan Tradisional Pendamping Masa Perjuangan RI

Telur asin kerap dijadikan makanan pendamping masa perjuangan RI karena kandungan gizi yang cukup tinggi.

Femina
Telur Asin 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Momentum Hari Pahlawan Nasional menjadi tanda pengingat bagi warga negara Republik Indonesia saat terjadinya pertempuran Surabaya pada 10 November 1945. 

Namun, pernahkah terbesit di pikiran kita, bagaimana para pejuang tersebut bisa bertahan dengan rasa laparnya? 

Pastinya, saat masa pertempuran itu berlangsung terdapat beberapa makanan khusus yang menjadi bekal para pejuang.

Melalui hal itu, Penggiat Gastronomi dari Universitas Negeri Yogyakarta, Dr Minta Harsana menuturkan, ada beberapa makanan yang pernah menjadi bekal para pejuang.  

Baca juga: Kuliner Unik, Dosen UNY Bagikan Resep Telur Asin Rasa Bawang

Beberapa kuliner itu di antaranya telur asin , nasi jagung, singkong rebus, tiwul dan tempe pondoh.

Dikatakanya, telur asin yang menggunakan bahan dasar utama berupa telur bebek kerap dijadikan makanan pendamping masa perjuangan RI karena kandungan gizi yang cukup tinggi.

"Telur bebek rebus mengandung 0,9 mg vitamin E yang mengisi 3 persen kebutuhan vitamin E pada tubuh. Hal itu berfungsi untuk metabolisme tubuh. Kandungan omega 3 didalamnya pun baik untuk kesehatan kulit dan otak," tuturnya kepada Tribunjogja.com , Kamis (10/11/2022).

Tidak heran, kuliner khas Brebes, Jawa Tengah, itu mengandung nilai gizi dua kali lipat lebih besar dari telur ayam.

"Selain memenuhi kebutuhan tubuh sehat, telur bebek lebih tahan lama karena cangkangnya lebih tebal daripada telur ayam. Jadi, para pejuang tak perlu khawatir bekalnya cepat basi. Telur asin juga sangat praktis dibawa dan disantap," tambahnya.

Sayangnya, rasa telur tersebut sangat asin.

Sebab, telur itu telah dikubur di bawah tanah dengan menggunakan garam sebagai bahan pengawetnya.

Lain halnya, dengan makanan nasi jagung atau yang disebut juga nasi ampok.

Baca juga: Kisah Sukses Pengusaha Telur Asin asal Bantul, Bimo Hanya Pakai Telur Bebek Angon

Makanan yang juga digunakan sebagai karbohidrat itu tentu menggunakan bahan dasar berupa jagung.

"Jagung yang digunakan untuk dijadikan nasi, yaitu jagung sudah tua atau disebut juga jagung pipil," ujar Dr. Minta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved