Berita Pendidikan Hari Ini

Cerita Prilly Latuconsina Jadi Dosen Praktisi di Fisipol UGM, Malah Ketagihan Mengajar

Aktris Prilly Latuconsina akhirnya menuntaskan tugas keduanya mengajar di Fisipol UGM sebagai dosen praktisi.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ardhike Indah
Aktris Prilly Latuconsina membagikan ceritanya setelah dua kali menjadi dosen praktisi di Fisipol UGM, Kamis (10/11/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM - Aktris Prilly Latuconsina akhirnya menuntaskan tugas keduanya mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada ( UGM ) sebagai dosen praktisi.

Prilly hadir di kelas luring, Kamis (10/11/2022) dan mengajar mata kuliah Kajian Selebritas selama dua jam, mulai 10.00-12.00 WIB.

Seusai mengajar, dengan ramah, Prilly menemui beberapa penggemarnya yang sudah menunggu untuk mengabadikan momen bersama.

Ia juga sempat membagikan kisahnya menjadi dosen praktisi di Fisipol UGM .

Baca juga: INTIP Gaya Prilly Latuconsina Jadi Dosen di Fisipol UGM, Bakal Ngajar Lagi di Bulan Oktober!

“Hari ini, saya mengajar materi lanjutan dari yang pertama lalu. Tadi, kami belajar tentang media dan crisis handling, bagaimana mempelajari, memitigasi risiko dan menangani krisis. Bahasannya lebih kompleks dari pertemuan pertama. Kalau (kuliah) pertama, itu perkenalan materinya. Sekarang, banyak studi kasus yang dibahas,” ujar Prilly kepada wartawan.

Prilly menilai, di pertemua kedua bersama dengan mahasiswa semester lima ini, banyak dari mereka yang aktif bertanya.

Padahal, awal Prilly masuk ke kelas Kajian Selebritas, ia melihat, mahasiswa masih malu untuk bertanya.

“Sekarang sih, pertanyaan mereka gak cuma tanya jawab, tapi juga membahas studi kasus itu, tentang masalah yang berkaitan di industri kreatif, film dan hiburan. Kita diskusi, lebih interaktif dan banyak pandangan yang bisa didapat,” ceritanya.

Perempuan kelahiran 1996 itu menjelaskan, dirinya mengambil studi kasus dari luar negeri dan berkaitan dengan cancel culture atau budaya boikot.

Contoh nyata terjadi kepada seorang aktor Hollywood yang terkena budaya boikot dan membuat kariernya hancur.

Maka, kajiannya adalah bagaimana agar aktor tersebut kembali bangkit, bagaimana caranya menghadapi masalah itu dan strategi apa yang digunakan.

“Kalau di Indonesia, cancel culture ini kan tidak terlalu parah ya. Kalau di luar negeri, parah banget, sampai semuanya benar-benar di-cancel. Sampai media pun gak mau publikasi beritanya. Maka, saya ambil kasus di luar negeri, seperti di Amerika dan Korea Selatan. Cancel culture di sana lebih kental,” terang alumni London School of Public Relation (LSPR) itu.

Meski ini adalah kesempatan terakhir Prilly untuk mengajar mata kuliah Kajian Selebritas di Fisipol UGM , tapi dirinya terbuka apabila ada tawaran untuk mengajar di manapun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved