Berita Kulon Progo Hari Ini

PT Angkasa Pura I Berencana Tawarkan YIA ke Investor untuk Pengembangan Aset

PT Angkasa Pura I menyebut rencana menawarkan Yogyakarta International Airport (YIA) ke investor bertujuan untuk meningkatkan pengembangan aset yang

TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani Putri Purwaningsih
DOKUMENTASI Penumpang pesawat udara memasuki area konter cek in YIA. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - PT Angkasa Pura I menyebut rencana menawarkan Yogyakarta International Airport (YIA) ke investor bertujuan untuk meningkatkan pengembangan aset yang dimiliki oleh bandara yang berlokasi di Kulon Progo. 

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Rahadian D Yogisworo mengatakan seperti pengoperasian YIA bersamaan dengan pandemi Covid-19. 

Tentunya, kondisi ini cukup berdampak terhadap korporasi di PT Angkasa Pura (AP) 1. 

Baca juga: Pemain Timnas Brasil di Piala Dunia Qatar dari Klub MU, Arsenal, Barcelona, Madrid, Juventus

Oleh karenanya, AP 1 mencari kemitraan strategi untuk melakukan kerja sama dalam meningkatkan aksesibilitas di YIA

Misalnya, kemitraan strategis kerja sama operasional dan pemanfaatan aset.

"Di YIA, ada lahan luas yang bisa dikerja samakan untuk pembangunan airport city. Ini kerja sama biasa tapi lebih strategis. Mitranya juga secara bisnis sama, dari bisnis airport atau investor pendanaan. Patner-partner pengoperasian atau pengelolaan bandara," terangnya saat dihubungi, Selasa (8/11/2022). 

AP 1 telah menyampaikan terkait kerja sama ini dalam pertemuan G20. Hanya, proses ini masih dalam tahap penjajakan.

Sehingga, pihaknya belum bisa menyampaikan jumlah investor yang berpotensi untuk bergabung dalam kerja sama ini. 

"Masih dalam penjajakan. Karena mereka (investor) juga masih mengumpulkan data-data, ketertarikan, observasi dan demografi," ucapnya. 

Dia menyebut, tidak ada dampak bagi pelayanan penerbangan di YIA jika nantinya kerja sama ini berlangsung.

Dikarenakan kendali operasional di bawah AP 1.

"Jadi lebih kepada pendanaan utilitas untuk pengembangan aset di Jogja. Ada lahan yang belum dikembangkan, kita kembangkan dengan adanya investor disana (YIA)," kata Yogi.

Dalam kerja sama tersebut, AP I membaginya dalam beberapa klaster bandara.

Seperti International Transit Hub dan Industrial Hub. Adapun YIA masuk ke dalam klaster international transit hub.

Baca juga: Bima Perkasa Jogja Akan Bersua Prawira Bandung di Perempat Final IBL Indonesia Cup 2022

"Lebih kepada posisi YIA. Kemarin ada penambahan penerbangan di YIA dengan maskapai Malaysia Airline. Selama ini, penerbangan di YIA, Air Asia dan Scoot Tiger. Kemarin portofolio tambah, artinya permintaan penerbangan internasional lewat YIA cukup tinggi," ungkapnya. 

Harapannya, posisi strategis YIA dari sisi kapasitas mulai dari runway yang panjang, apron yang luas dan terminal yang cukup menampung banyak orang bisa menjadikan YIA sebagai bandara transit.

Misalnya penerbangan dari Singapura ke Sydney melalui YIA lebih dulu. (scp) 
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved