Pilpres 2024

Membaca Sinyal Jokowi Untuk Pilpres 2024 (2-Habis)

Ke mana sebenarnya arah pernyataan-pernyataan Presiden Joko Widodo terkait Pilpres 2024?

Editor: ribut raharjo
Dokumentasi/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNJOGJA.COM - Ke mana sebenarnya arah pernyataan-pernyataan Presiden Joko Widodo terkait Pilpres 2024?

Ketika bicara dukungan, dia telah menyebut anak buahnya di kabinet yakni Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Praboso Subianto.

Bahkan dia mengatakan, setelah menang dua kali dalam Pilpres, maka saatnya jatah Prabowo sebagai pemenangnya.

Apa komentar Partai Gerindra? Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengamini pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bisa menjadi Presiden di tahun 2024 nanti.

Habiburokhman berharap prediksi Jokowi itu menjadi kenyataan.

"Ya kita aminkan saja pernyataan Pak Jokowi tersebut. Semoga menjadi kenyataan," ujar Habiburokhman.

Habiburokhman menjelaskan, Jokowi pasti tidak asal dalam memuji seseorang. Menurutnya, Jokowi punya wisdom yang tinggi untuk menilai siapa yang cocok menjadi penerusnya.

"Kalau di kalangan masyarakat bawah sering disebut, 'wis wayahe', atau sudah saatnya bagi Pak Prabowo untuk memimpin negeri ini periode mendatang," tuturnya.

Habiburokhman mengatakan, setelah Prabowo terus menerus kalah dalam dalam dua pilpres terakhir, Pilpres 2024 adalah momentum emas bagi Prabowo untuk menang.

Sebab, dalam Pilpres 2014 dan Pilpres 2019, Prabowo dikalahkan oleh Jokowi.

"Ditambah lagi moncernya kinerja beliau selama menjadi Menhan (Menteri Pertahanan), semakin meyakinkan masyarakat," imbuh Habiburokhman.

Lalu akankah pilihan Jokowi akan sama dengan Ketua Umum PDI Perjuangan yang mengusung Jokowi hingga jadi Presiden?


Presiden Jokowi pilih tertawa ketika ditanya oleh awak media mengenai kemungkinan calon presiden yang ia pilh sama dengan calon presiden yang dipilih oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

"Pak, capres pilihan Pak Jokowi akan sama dengan Bu Mega, enggak Pak?" tanya seorang wartawan kepada Jokowi seusai acara peringatan HUT Partai Perindo, Senin (7/11/2022).

Mendengar pertanyaan tersebut, Jokowi pun tertawa sejenak sebelum memberikan jawaban.

Ia pun menegaskan bahwa calon presiden dan calon wakil presiden disiapkan oleh partai politik dan akan dipilih oleh rakyat.

"Hehehe, saya ulang, ini bolak-balik saya ulang ya bahwa yang mamanya capres-cawapres itu disiapkan oleh partai atau gabungan partai, nanti yang milih rakyat, bukan saya," kata Jokowi.

Dia lalu mengingatkan agar partai politik berhati-hati memilih calon presiden dan calon wakil presiden.

Dua kali Presiden Jokowi menyampaikan wanti-wanti itu. Pertama di HUT Partai Golkar dan kedua di HUT Partai Perindo.

"Milih capresnya juga harus benar Pak Hary (Ketua Umun Partai Perindo Hary Tanoesudibjo), karena nanti akan membantu partai mengejar treshold. Hati-hati, milih capresnya hati-hati, milih cawapresnya hati-hati, tetapi kalau bisa jangan terlambat deklarasi juga," kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi mengatakan, ia mesti berkali-kali menyampaikan peringatan ini karena calon presiden akan menjadi nakhoda bagi lebih dari 270 juta penduduk Indonesia sehingga tak boleh dipilih secara sembrono.

Namun, mantan gubernur DKI Jakarta itu tak mau membeberkan kriteria calon presiden yang baik di matanya.

"Kalau tanya saya kriterianya, bisa dua hari enggak rampung," kata dia.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan, dukungan terhadap calon presiden juga mesti segera disampaikan karena waktu pelaksanaan pemilu sudah dekat.


"Pemilunya tinggal Februari 2024, awal (tahun) lho berarti lho, tinggal setahun praktis," ujar Jokowi.

Sebelumnya, peringatan Jokowi agar partai politik berhati-hati memilih calon presiden disampaikan saat ia menghadiri HUT Partai Golkar, Jumat (21/10/2022) lalu.

"Saya yakin Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati, tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden 2024," kata Jokowi saat itu. (Kompas.com/*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved