Berita Jogja Hari Ini

Delegasi R20 Belajar Akulturasi Budaya dan Agama Dari Keraton Yogyakarta

Keraton Yogyakarta menerima delegasi Religion of Twenty (R20) pada jamuan makan malam di area Bangsal Srimanganti, Kompleks Keraton Yogyakarta, Jumat

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keraton Yogyakarta menerima delegasi Religion of Twenty (R20) pada jamuan makan malam di area Bangsal Srimanganti, Kompleks Keraton Yogyakarta, Jumat (4/11/2022) malam.

Kegiatan itu sebagai bentuk partisipasi keraton akan edukasi budaya dan agama.

Kehadiran rombongan R20 yang dipimpin Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) disambut langsung oleh dua putri Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, GKR Mangkubumi bersama GKR Hayu.

Baca juga: Bus Sekolah Gratis Klaten Masih Minim Peminat, Bupati Sri Mulyani: Nanti Kita Evaluasi

Kunjungan ini berlangsung usai delegasi mengikuti konferensi R20 di Nusa Dua, Bali, Selasa (2/11/2022) dan Rabu (3/11/2022), sebagai bagian dari rangkaian agenda G20.

Para delegasi ini terdiri dari tokoh berbagai agama yang berasal dari 32 negara.

Dalam sambutannya, GKR Mangkubumi menyambut baik kehadiran para delegasi di Yogyakarta yang juga dikenal sebagai pusat budaya Jawa di Indonesia.

"Selamat datang di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang sejak Eyang Hamengku Buwono I telah menjadi pusat budaya," kata GKR Mangkubumi.

Lanjut Gusti Mangku, sapaannya, beberapa tahun ini, Keraton tengah belajar untuk membangun Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Warisan Dunia.

"Kita tidak kalah dengan Edinburgh. Kita juga tidak kalah dengan Kyoto, dan kota lain," ujarnya.

Gusti Mangku menjelaskan, Jogja merupakan pusat budaya yang mencakup juga pusat pembelajaran agama.

Ia berharap, kehadiran pemuka agama pada kesempatan tersebut dapat menumbuhkan toleransi dan perdamaian.

"Mudah-mudahan ke depan agama semakin baik, toleransi semakin tinggi, dan selalu ada kedamaian di hati," harapnya.

Sementara, Gus Yahya menyampaikan bahwa hadirnya tokoh agama sebagai pembicara forum R20 di Yogyakarta bertujuan memberikan pemahaman, pengalaman, sekaligus perasaan secara langsung di jantung budaya dan peradaban Indonesia.

"Mereka di sini untuk merasakan dan mengerti inisiatif masyarakat negara mayoritas muslim dan negara dengan budaya luar biasa di sini. Anda sekalian berada di jantung budaya dan peradaban di negara ini," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved