Info Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Selasa 1 November 2022, Hujan Lebat Diprediksi Guyur 23 Provinsi, Berikut Daftarnya

hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi akan melanda 23 provinsi pada hari ini.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tribunnews
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 31 provinsi pada Selasa 1 November 2022 hari ini 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan masih akan mendominasi cuaca sebagian besar wilayah di Indonesia pada Selasa (1/11/2022) hari ini.

Berdasarkan ramalan cuaca yang dirilis oleh BMKG di laman web.meteo.bmkg.go.id, hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir diprediksi akan melanda 23 provinsi pada hari ini.

Kemudian hujan yang dapat disertai angin kencang dan petir diprediksi akan melanda delapan provinsi.

BMKG pun sudah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di 31 provinsi yang brpotensi diguyur hujan yang dapat disertai angin kencang tersebut.

Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut BMKG, potensi cuaca ekstrem di 31 provinsi pada hari ini dipengaruhi oleh kemunculan Siklon Tropis NALGAE di Laut Cina Selatan.

Siklon tropis ini melaju dengan kecepatan angin maksimum mencapai 60 kt dan tekanan udara minimum 975 hPa yang bergerak ke arah Utara.

Sistem ini membentuk low level jet hingga lebih dari 25 kt yang terpantau memanjang dari Perairan utara Kalimantan, Laut Natuna - Laut Sulu hingga Filipina.

Sistem ini diprakirakan akan melemah intensitasnya. 

Namun demikian, meski intensitasnya melemah, dampak dari siklon tropis ini adalah meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitarnya dan di sepanjang daerah low level jet tersebut.

Selain siklon tropis NALGAE, potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Indonesia juga dipengaruhi oleh Siklon Tropis Banyan di Samudra Pasifik utara Papua Barat dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35
kt dan tekanan udara minimum 1002 hPa yang bergerak ke arah Barat.

Sistem ini diprakirakan akan melemah intensitasnya.

Serta adanya daerah konvergensi terpantau memanjang dari Sumatera Utara, Kep. Natuna, Laut Cina Selatan, Laut Natuna hingga Perairan Selatan FIlipina, dari Laut Banda bagian Barat hingga Sulawesi Tenggara.

Dari Papua hingga Papua Barat dan Samudra Pasifik Tenggara Filipina.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved