Berita Sleman Hari Ini

Kabar Baru Tol Yogya-Bawen, Gedung SDN Banyurejo 1 Dipastikan Tak Jadi Tergerus

Gedung SDN Banyurejo 1, yang sedianya akan terdampak pembangunan jalan bebas hambatan ini ternyata sudah dipastikan bisa dihindari.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Gedung bangunan SDN Banyurejo 1 di Padukuhan Onggojayan, Banyurejo, Tempel, Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pekerjaan kontruksi pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1, (junction Sleman hingga simpang susun Banyurejo) terus berjalan.

Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banyurejo 1, yang sedianya akan terdampak pembangunan jalan bebas hambatan ini ternyata sudah dipastikan bisa dihindari.

Artinya, gedung sekolah tidak lagi terdampak.

Kepastian tersebut diperoleh setelah dilakukan rekayasa teknik. 

"Iya. SDN Banyurejo 1 itu memang dihindari dengan rekayasa teknik, dan itu sudah dipastikan untuk dihindari," kata Danindra Ghuasmoro, Humas PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Selasa (1/11/2022). 

Baca juga: Pembayaran Lahan Tambahan Tol Yogyakarta-Bawen Dianggarkan pada 2023

Sekedar informasi, sebagian gedung SD Negeri yang berada di Padukuhan Onggojayan itu semula adalah lahan terdampak pembangunan jalan tol.

Tetapi belum sempat dibebaskan karena membutuhkan proses panjang.

Lahan yang dipakai membangun gedung sekolah eksistingnya adalah tanah milik warga yang ditukar dengan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Banyurejo sehingga membutuhkan proses ruislag atau tukar guling. 

Ruislag sempat diproses.

Bahkan pihak Komite sekolah telah mengusulkan tanah pengganti ke Kalurahan Banyurejo untuk relokasi sekolah.

Tetapi belakangan, gedung sekolah tersebut dipastikan tidak terdampak setelah dilakukan rekayasa teknik.

Selain gedung SDN Banyurejo 1 , fasilitas umum berupa sekolah di Kelurahan Banyurejo yang rencananya terdampak pembangunan jalan Tol Jogja-Bawen ini adalah SMP Negeri 2 Tempel.

Danindra mengungkapkan, untuk bangunan SMP Negeri ini, hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah terdampak atau tidak. 

"SMP N 2 tempel saat ini masih dalam tahap perhitungan, sembari menunggu tindak lanjutnya," kata dia.

Baca juga: Makam-makam Keramat Terancam Tergusur Proyek Tol Yogya-YIA, Yogya-Solo dan Yogya-Bawen

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan lahan jalan Tol Yogyakarta-Bawen , M. Mustanir sebelumnya mengungkapkan, penambahan lahan tahap dua sebanyak 617 bidang untuk proyek pembangunan jalan tol Jogja-Bawen sampai sekarang masih berproses.

Adapun untuk gedung SMPN 2 Tempel sendiri masih diikutsertakan sebagai calon lahan terdampak. 

"Tapi kemudian diexercise seminimal mungkin tidak dikenakan. Apakah kemudian dengan rekayasa struktur, agar bisa dihindari atau bagaimana," ujar dia.

Sementara itu, Kepala SDN Banyurejo 1 , Ismana saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kabar terbaru tersebut.

"Kalau itu, saya tidak tahu," kata dia.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved