Berita Bantul Hari Ini
Disdikpora Bantul Akan Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual yang Dialami Seorang Atlet
Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pelatih kepada seorang atlet telah sampai ke telinga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pelatih kepada seorang atlet telah sampai ke telinga Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, Isdarmoko.
“Secara resmi saya belum menerima laporan, hanya mendengar informasi, tapi kalau itu betul terjadi ya jelas itu tidak kita harapkan,” ujarnya Isdarmoko saat ditemui Kamis (27/10/2022).
Menurutnya, semua pihak harus berupaya dalam melakukan pembinaan atlet termasuk membentuk karakter atlet.
Baca juga: Gelar Workshop UMKM Lestari Budaya, PT Sasa Inti Dorong Keamanan Pangan UMKM
Sehingga dirinya menyayangkan jika memang benar terjadi kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.
Isdarmoko menyatakan bahwa pihaknya akan melacak, bahkan jika perlu sampai mengusut kasus tersebut.
Dirinya mengapresiasi jika ada langkah mediasi antar kedua belah pihak, namun jika pihak atlet memilih untuk melapor polisi, Isdarmoko pun menyerahkan semua ke proses hukum yang berlaku.
“Semua ada rambu-rambunya, apalagi yang namanya pelatih, instruktur atau pembimbing, kewajibannya adalah membimbing, mendampingi, mengembangkan dan membentuk karakter atlet kita, sehingga kita bisa terus mempertahankan prestasi yang selama ini kita raih,” tandasnya.
Terpisah, Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menyatakan setelah mendapat informasi kasus tersebut, dirinya tetap harus menerapkan asas praduga tak bersalah.
Maka dari itu perlu adanya mediasi antar kedua belah pihak, termasuk dari Koni dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI).
Baca juga: 17 Kumpulan Ucapan Selamat Hari Sumpah Pemuda Bahasa Inggris, Happy Youth Pledge Day
“Kalau itu tidak memungkinkan untuk mediasi, dan korban memilih untuk melapor ke kepolisian, maka itu adalah haknya. Menempuh jalur hukum adalah hak yang bersangkutan dan saya menghormati itu,” ujarnya.
Dirinya pun berencana untuk mengundang semua pihak yang terlibat untuk mendengar duduk permasalahan dan langkah ke depannya.
“Ini tidak hanya berpengaruh ke citra atlet Bantul, tapi juga prestasi ke depan,” tandasnya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)