Liga Champions
Barcelona 0-3 Bayern Munchen: Pengakuan Mengejutkan Xavi soal Beda Level Barca dengan Bayern
Barcelona harus mempersiapkan diri bertarung di babak 16 atau 32 besar Liga Europa 2022-2023. Barcelona harus mencicipi Liga Europa untuk ke-13 kali.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM- Barcelona mengalami malam yang benar-benar menyedihkan setelah dipastikan tersingkir di babak grup Liga Champions menyusul kekalahan telak 0-3 dari Bayern Munchen di Camp Nou, Kamis (27/10/2022) dini hari WIB.
Pasukan Xavi memasuki pertandingan Grup C yang dimainkan di tengah suasana Camp Nou yang frustasi dan tenang mengetahui bahwa mereka tidak bisa lagi berharap untuk mencapai babak 16 besar setelah di pertandingan lainnya Inter Milan menang telak 4-0 dari Viktoria Plzen di Italia.
Ini adalah tahun kedua berturut-turut Barca tersingkir dari kompetisi klub elit Eropa pada tahap ini, potensi bencana keuangan setelah upaya transfer musim panas mereka saat mereka bersiap untuk tugas lain yang tidak diinginkan di Liga Europa.
Ya, Barcelona harus mempersiapkan diri bertarung di babak 16 atau 32 besar Liga Europa 2022-2023. Barcelona harus mencicipi Liga Europa untuk ke-13 kalinya.
Bayern, sementara itu, menyegel posisi teratas dalam grup yang sulit dengan pertandingan tersisa setelah menimbulkan lebih banyak penderitaan pada Barca dengan kemenangan keenam berturut-turut atas Blaugrana meskipun beberapa pemain kunci absen karena cedera seperti kapten Manuel Neuer, Lucas Hernandez dan Leroy Sane.
Juru taktik Barcelona, Xavi Hernandez mengakui hasil Inter berperan dalam motivasi mereka.
"Hari ini kami belum mencapai level mereka, mereka sudah lebih baik. Munich hari ini mereka lebih baik, lebih intens. Eliminasi mempengaruhi kami secara psikologis. Besok, kami berlatih dan memikirkan La Liga. Ada harapan yang tinggi, kami memiliki grup yang sulit. Segala kemungkinan terjadi pada kita. Itu sudah sangat kejam. Kami tidak bersaing dengan baik hari ini," ujar Xavi dilansir Tribun Jogja dari Marca.
"Kami tahu bahwa segala sesuatu telah terjadi pada kami, semua kemungkinan situasi. Saya mengerti bahwa dari luar ada pembicaraan tentang kegagalan, tetapi di dalam kami melakukan analisis yang berbeda. Hal pertama adalah kesalahan kami, bahwa kami belum berada di level karena efektivitas atau kesalahan. Cara kami keluar dari kompetisi, menunggu pertandingan selesai, juga kejam. Kami meninggalkan perasaan. Jika kami menganalisis pertandingan lain, saya pikir kami pantas mendapatkan lebih," tambahnya.
Jalannya Pertandingan
Barcelona tampil menyerang sejak awal babak pertama.
Harapan Barca tampil di Liga Champions sudah tipis, imbas kemenangan telak Inter Milan atas Viktoria Plzen.
Hingga menit 5, kedua tim masih mencari-cari cara agar dapat menembus pertahanan lawan.
Justru Bayern bak bermain di kandang sendiri, sedangkan Barca coba memanfaatkan celah dari kesalahan Die Roten pada menit 7.
Namun Die Roten berhasil memanfaatkan kelemahan pemain Barca yang berkumpul di lini pertahanan Bayern.
Bayern membuka keunggulan lewat gol cepat Sadio Mane pada menit 10.
Memanfaatkan kekosongan lini pertahanan Barca, Sadio Mane langsung berlari sendirian ke arah pertahanan Barca usai menerima umpan dari Gnabry.
Mane lolos dari jebakan offside dan membawa bola sendiri.
Pemain bertahan Barca, Bellerin kalah duel lari pecut (sprint) dengan Mane yang menceploskan gol dengan mudah.
Pada menit 12, Barca coba membalas melalui Bellerin yang maju ke lini pertahanan Bayern.
Akan tetapi Goretzka berhasil menghalau serangan Bellerin dengan bersih.
Menit 16, Barcelona punya peluang menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas.
Namun tendangan bebas itu berhasil dihalau garis pertahanan Die Roten.
Menit 18, Bayern berhasil merebut bola dari pemain Barca yang coba mengancam pertahanan mereka.
Namun gelandang Barca, Kessie menarik pemain bertahan Bayern Davies.
Choupo-Moting sempat coba menambah keunggulan Bayern, tetapi bola melewati sisi kiri gawang kawalan Ter Stegen.
Striker Barca Lewandowski dijatuhkan pemain bertahan Bayern Matthijs De Ligt pada menit 19.
Kali ini, Mane yang menjatuhkan Kounde di lini pertahanan Barca pada menit 20, tetapi tidak berakhir dengan hukuman kartu.
Permainan keras diusung Bayern, hingga Goretzka menjatuhkan Busquets pada menit 22.
Serangan demi serangan Barca melalui Kessie berhasil dihalau gelandang Bayern pada menit 23.
Pada menit 24, Lewandowski dan Pedri berduet untuk menembus lini pertahanan Bayern.
Akan tetapi pemain Bayern berhasil membawa bola ke lini pertahanan Barca.
Terjadi saling rebut bola di depan kotak penalti Barca, sehingga serangan langsung Bayern gagal total.
Hingga menit 25, Barca menguasai 54 persen pergerakan bola, Bayern hanya menguasai 46 persen.
Ancaman Barca kepada Bayern tak henti-henti dilancarkan.
Menit ke-28, Barcelona menyerang melalui Kounde tetapi sepakannya terhalau pemain bertahan Bayern.
Hingga menit 30, papan skor masih 0-1 untuk Bayern Munchen.
Lagi, pada menit 31, Bayern Munchen mencetak gol cepat melalui serangan cepat Eric Maxim Choupo-Moting.
Choupo-Moting membawa bola lalu pemain bertahan Barca berusaha mengejar.
Sayangnya Ter Stegen tidak dapat menghalau gol Choupo-Moting yang berasal dari sudut sempat.
Choupo-Moting sendiri tak terkena jebakan offside.
Hingga menit 40, skor masih tetap 0-2 untuk tim tamu, Bayern Munchen.
Lewandowski coba menembus pertahanan Bayern yang terlalu rapat pada menit 41.
Bayern hampir saja menambah keunggulan jadi 0-3 andai saja pemain bertahan Barca cepat menghadang.
Namun pada menit 43, Lewandowski yang berusaha menceploskan bola dijatuhkan Matthijs De Ligt yang mendapat kartu kuning.
Sudah empat pemain Bayern yang mendapat kartu kuning, dari De Ligt, Upamecano, Mazraoui, dan Goretzka.
Namun wasit menghentikan sementara laga untuk me-review penalti melalui layar VAR.
Hasilnya, tidak ada penalti untuk Barcelona.
Skor 0-2 bertahan hingga akhir babak pertama.
Beralih ke babak kedua, Barca mulai menyerang melalui Pedri tetapi kubu pertahanan Bayern sudah menjegal lebih dulu.
Terjadi penumpukan pemain Bayern dan Barca di sisi pertahanan Bayern.
Kali ini, Bayern mulai menguasai pergerakan bola hingga menit 50.
Barca menyusun serangan melalui Pedri tetapi Bayern menutup dengan cepat.
Menit 51, tendangan sudut pertama untuk Bayern pada babak kedua.
Lalu Barca menyerang balik melalui Dembele dan Lewandowski tetapi terhenti di depan pemain bertahan Bayern.
Barca belum berhenti menyerang melalui duet Kounde-Pedri, tetapi sepakan Busquets terlalu melebar ke atas mistar gawang pada menit 52.
Busquets kembali memberikan bola kepada Dembele dan Pedri, tetapi salah umpan dan diterima pemain Bayern.
Serangan Barca belum berhenti, tetapi Bayern berhasil merebut dan menyerang langsung.
Bayern sebenarnya menambah keunggulan pada babak kedua melalui gol Serge Gnabry seusai menerima assist Kimmich pada menit 56.
Sayangnya hasil pantauan VAR menyatakan Gnabry terjebak offside, sehingga wasit membatalkan gol Gnabry.
Ini tampak pada hasil VAR yang ditampilkan pada menit 58.
Skor tetap 0-2 untuk Bayern Munchen.
Sampai menit 60, tidak ada pertambahan skor dari Barca ataupun Bayern.
Bayern kembali menyusun serangan dengan menjebak para pemain bertahan Barcelona masuk ke pertahanan mereka.
Barcelona coba menyerang melalui Ferran Torres pada menit 64, tetapi Ulreich kiper Bayern berhasil menangkap bola dengan mudah.
Bayern mulai menyerang melalui Muller tetapi Kimmich langsung membuang bola ke depan saat Kessie dijatuhkan Musiala.
Barca kembali menyerang melalui Lewandowski dan Raphinha, tetapi bola terlalu melebar saat di kaki Ansu Fati pada menit 69.
Hingga menit 75, Barcelona masih gagal memperkecil ketertinggalannya.
Serbuan demi serbuan Barcelona ke lini pertahanan Bayern Munchen masih mentah.
Hingga menit 80, Barcelona melalui Raphinha coba menyerang tetapi Ulriech berhasil menghentikan laju sang pemain.
Umpan blunder Ulreich hampir dapat memanfaatkan De Jong tetapi berhasil dibuang pemain bertahan Bayern pada menit 83.
Mane sempat menembak langsung ke gawang Barca pada menit 90+3 tetapi terlalu melewati mistar gawang.
Jelang tutup laga, Bayern Munchen menutup laga dengan mencetak gol melalui Benjamin Pavard.
Gol tercipta seusai menerima umpan sepak pojok dari Kimmich dan sepakan voli Gnabry.
Bayern menambah skor jadi 0-3 sekaligus memastikan tiket babak 16 besar Liga Champions pada Bayern Munchen.
FT Barcelona 0-3 Bayern Munchen (Mane '10, Choupo-Moting '31; Pavard '90+3)
Susunan Pemain:
Barcelona (4-3-3): Ter Stegen; Bellerin, Kounde (Eric Garcia '68), Alonso, Balde; De Jong, Busquets (Ferran Torres '58), Kessie; Dembele (Ansu Fati '68), Lewandowski (Pablo Torre '83), Pedri (Raphinha '58).
Pelatih: Xavi Hernandez
Bayern Munchen (4-2-3-1): Ulreich; Davies, Upamecano (Pavard '63), De Ligt, Mazraoui (Stanisic '79); Kimmich, Goretzka (Sabitzer '46); Mane, Musiala (Ryan Gravenberch '67), Gnabry: Choupo-Moting (Muller '63).
Pelatih: Julian Nagelsmann
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/peringkat-2-klasemen-grup-e-barcelona-berpotensi-direbut-benfica.jpg)