Tragedi Stadion Kanjuruhan

Update Tragedi Kanjuruhan: Korban Jiwa Bertambah Jadi 133 Orang, Dinyatakan Meninggal Selasa Siang

korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang diserta tembakan gas air mata kini bertambah. Korban meninggal dunia ke 133 itu adalah 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
KOMPAS.COM/Imron Hakiki
Tembakan gas air mata saat suasana kerusuhan pascalaga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022). Kapolri mengumumkan 6 tersangka dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 131 orang ini. 

TRIBUNJOGJA.COM - Korban jiwa tragedi Stadion Kanjuruhan pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya bertambah menjadi 133 orang. Korban ke 133 ini meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Tribun Jogja mengutip laporan bolasport, korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang diserta tembakan gas air mata kini bertambah. Korban meninggal dunia ke 133 itu adalah Andi Setiawan.

Korban berasal dari Kota Malang, Jawa Timur. Andi Setiawan (33) meninggal dunia pada Selasa (18/10/2022) pukul 13.00 WIB.

Catatan total korban 

Korban keseluruhan dari Tragedi Kanjuruhan berdasarkan rilis resmi ada 708 orang. Dari 708 korban tersebut, 133 diantaranya meninggal dunia.

Sisanya tercatat merupakan korban luka-luka.

Berdasar rincian, ada 507 orang mengalami luka ringan, 45 orang mengalami luka sedang, dan 23 lainnya mengalami luka berat.

Tragedi Kanjuruhan terjadi pada Sabtu (1/10/2022). Tragedi itu terjadi pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Polisi menembakkan gas air mata hingga ke beberapa sisi tribun penonton sehingga para suporter Aremania panik.

Dalam laga tersebut, Arema FC kalah 2-3 atas Persebaya Surabaya. Tragedi tersebut terjadi dikonfirmasi disebabkan oleh tembakan gas air mata dari aparat keamanan yang berjaga pada pertandingan.

Fakta tersebut disampaikan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk pemerintah untuk mengusut kasus Tragedi Kanjuruhan.

Baru ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi memilukan tersebut.

Masih terbuka kemungkinan jumlah tersangka bakal bertambah atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan fans tersebut usai munculnya rekomendasi TGIPF.

(*/bolasport)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved