Berita Bantul Hari Ini

Vaksin Covid-19 di Bantul Kosong, Layanan Vaksinasi Dihentikan Sementara 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul pastikan sudah tidak ada stok vaksin Covid-19 yang tersisa sejak awal pekan kemarin. Layanan vaksinasi pun harus

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi : vaksin booster 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul pastikan sudah tidak ada stok vaksin Covid-19 yang tersisa sejak awal pekan kemarin.

Layanan vaksinasi pun harus terhenti sembari menunggu datangnya pasokan vaksin dari provinsi.

Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul dr Sri Wahyu Joko Santoso menyatakan sejak pekan kemarin stok vaksin sudah menipis dan mulai pekan ini sudah habis.

Baca juga: Mahasiswa Desain Produk ISI Yogyakarta Ubah Limbah Denim Jadi Rangka Sepeda Ringan dan Kuat

“Vaksin Covid-19 jenis apapun sudah kosong,” ujarnya Kamis (13/10/2022).

Pria yang akrab disapa dokter Oki ini menyatakan bahwa dirinya tidak tahu kapan stok vaksin akan didistribusikan kembali. 

Sampai saat ini, dirinya juga belum mendapat kejelasan dari provinsi.

“Belum dapat informasi, kapan akan didistribusikan vaksinnya,” imbuhnya.

Adapun habisnya stok vaksin itu juga diungkapkan oleh akun Instagram dinkesbantul, yang menyatakan layanan vaksinasi setiap Rabu dan Jumat untuk sementara ditiadakan karena kosongnya stok vaksin.

Sentra Vaksinasi Dinkes Bantul telah menghentikan sementara layanannya, tetapi puskesmas-puskesmas di Kabupaten Bantul sudah tidak mengadakan layanan vaksinasi setidaknya sejak dua pekan terakhir.  

"Bantul sudah tidak menerima semua jenis vaksin hampir sebulan ini. Bahkan vaksin untuk anak-anak sudah lebih dari sebulan kosong," katanya.

Baca juga: Romo Santo Kunjungi Pameran Ratu Adil di Tribun Jogja

Adapun untuk anak usia 6-11 tahun memerlukan vaksin jenis Sinovac, sementara ketersediaan vaksin jenis ini hampir dua bulan kosong.

Maka dari itu pelayanan vaksinasi untuk anak pun harus berhenti.  

"Padahal anak-anak yang tahun kemarin PAUD dan tahun ini sudah berumur 6 tahun akhirnya belum maksimal mendapatkan vaksin," terangnya. (nto) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved