Memasuki Musim Tanam Padi, DPP Gunungkidul Antisipasi Serangan Hama

Sejumlah cara dilakukan untuk pengendalian tersebut, namun tetap aman bagi produk pangan yang ditanam.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul mulai mengantisipasi serangan hama terhadap tanaman padi.

Apalagi saat ini sudah mulai memasuki musim tanam padi pertama tahun 2022.

Kepala DPP Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan pihaknya terutama mengantisipasi hama tikus.

"Penyebaran hama tikus ini yang perlu dicegah sebelum proses tanam padi dilakukan," katanya pada Minggu (09/10/2022).

Menurut Rismiyadi, serangan hama tikus memang kerap terjadi dan terbilang lumrah. Namun pihaknya menetapkan ambang batas dari serangan hama tikus tersebut.

Ia mengatakan idealnya ambang batas serangan hama tikus pada tanaman padi adalah di bawah 10 persen.

Namun jika serangannya sudah di atas 10 persen, maka harus segera ditangani.

"Penanggulangan bisa lewat membersihkan lahan hingga mengecek keberadaan sarang tikus secara rutin," jelas Rismiyadi.

Penanganan hama tikus pun juga dilakukan lewat cara pengendalian populasi.

Sejumlah cara dilakukan untuk pengendalian tersebut, namun tetap aman bagi produk pangan yang ditanam.

Cara itu antara lain lewat sistem gropyokan alias membasmi tikus secara bersama. Atau menggunakan media kompos dan insektisida.

"Sosialisasi ke petani kami lakukan agar upaya pengendalian hama tikus ini bisa efektif," kata Rismiyadi.

Sekretaris DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, sebelumnya menyampaikan pihaknya juga sudah mengeluarkan edaran pada petani.

Terutama untuk musim tanam padi di musim hujan ini.

Salah satu imbauannya adalah agar petani segera menyiapkan lahan untuk ditanami padi.

Adapun DPP Gunungkidul juga sudah menyiapkan bantuan benih hingga pupuk bersubsidi bagi para petani.

"Bantuan benih dan pupuk bersubsidi terus kami salurkan ke berbagai lokasi," ujar Raharjo.(*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved