Susul Gedangsari dan Patuk, Girisubo Gunungkidul Berhasil Lunasi PBB P2 di 2022 Ini

Panewu Girisubo, Slamet Winarno mengatakan setidaknya ada 27 ribu lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) di wilayahnya.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kapanewon Girisubo, Gunungkidul berhasil melunasi Pajak Bumi Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2) 2022 ini sebelum jatuh tempo.

Prestasi ini pun disebut pertama kalinya dialami oleh wilayah tersebut.

Panewu Girisubo, Slamet Winarno mengatakan setidaknya ada 27 ribu lembar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) di wilayahnya.

"Nilai pajak di 2022 untuk Girisubo sendiri mencapai Rp 928 juta," ungkap Slamet pada Kamis (06/10/2022).

Seluruh SPPT itu pun berhasil dilunasi sebelum jatuh tempo pada 30 September 2022 ini.

Menurutnya, strategi khusus diterapkan agar nilai pajak yang ditetapkan bisa tercapai tepar waktu.

Slamet menjelaskan pihaknya memiliki tim pengintensifan perolehan PBB P2, yang tugasnya memonitor perolehan pajak yang sudah diterima.

Sedangkan di masyarakat, petugas pungutan dari kalurahan hingga pedukuhan diterjunkan langsung.

"Para petugas ini juga sudah membuat jadwal untuk penarikan pada para wajib pajak," jelasnya.

Slamet pun bersyukur Girisubo mampu melunasi PBB P2 bahkan sebelum jatuh tempo.

Ia berharap prestasi ini bisa terus dipertahankan di tahun-tahun berikutnya.

Terpisah, Kepala Bidang Penagihan Pelayanan dan Pengendalian, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Eli Martono mengatakan setidaknya sudah 3 kapanewon yang berhasil melunasi PBB P2 2022.

"Ketiganya adalah Patuk, Gedangsari, dan Girisubo," jelas Eli.

Total ada 55 kalurahan di Gunungkidul yang sudah melunasi PBB P2.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved