Berita Bantul Hari Ini

Sebanyak Tujuh Sekolah Dasar di Bantul Rusak dan Butuh Perbaikan 

Bangunan sekolah terutama ruang kelas sangat penting dan jika mengalami kerusakan akan menghambat proses belajar mengajar.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Santo Ari
Kondisi atap SDN Sawit di Panggungharjo, Sewon, Bantul yang melengkung, Kamis (6/10/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komisi D DPRD Bantul bersama Disdikpora Bantul telah melakukan sidak ke beberapa SD pada Selasa (4/10/2022) kemarin, dan melakukan pendataan sekolah yang perlu diperbaiki.

Dari hasil tersebut, tercatat sementara ada tujuh sekolah yang kondisinya memprihatinkan.
 
Ketua Komisi D DPRD Bantul, Suratman, menyebutkan ketujuh SDN yang mengalami kerusakan tersebut, yakni SDN Lemah Rubuh (Imogiri), SDN Imogiri (Imogiri), SDN Kadipiro (Kasihan), SDN Sawit (Sewon), SDN Klagaran (Sanden), SDN 3 Bantul (Bantul), dan SDN 1 Wijirejo (Pandak).

"Rata-rata kerusakannya adalah bangunan ruang kelas dan kantor. Bahkan SDN Sawit di Sewon itu dua ruang kelas tidak bisa digunakan karena atapnya sudah lapuk dan membahayakan jika digunakan," jelasnya.

Menurutnya, bangunan sekolah terutama ruang kelas sangat penting dan jika mengalami kerusakan akan menghambat proses belajar mengajar.

Padahal anak didik merupakan calon pemimpin di masa depan.
 
Maka dari itu, Komisi D berkomitmen akan memperjuangkan untuk perbaikan gedung sekolah tersebut dalam anggaran 2023 mendatang

"Kalau anggaran belanja daerah 2023 tidak memungkinkan, akan kami usulkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui dana alokasi khusus (DAK)," terangnya.

Suratman pun berharap Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Disdikpora dapat melakukan pendataan kembali dan membuat skala prioritas untuk perbaikan gedung sekolah.

Terutama sekolah-sekolah yang kondisinya memprihatinkan dan butuh perbaikan segera, seperti SDN Sawit.

Sementara itu terpisah, Kepala Bidang SD Disdikpora Bantul, Edy Sutrisno, membenarkan ada sejumlah SDN yang kondisinya memprihatinkan dan butuh perbaikan.

Namun hingga kini pihaknya juga masih melakukan pendataan mana saja sekolah yang rusak.

Dari hasil sidak bersama Komisi D DPRD Bantul beberapa hari lalu, mendapatkan kesimpulan awal di mana pihaknya akan mengusulkan perbaikan gedung sekolah melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar dapat diakomodir dalam APBD 2023,

"InsyaAllah untuk SDN Sawit menjadi prioritas utama usulan Dewan dan Dinas untuk direhab 2023 mendatang," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved