Menuju Masyarakat Madani

Pemda DIY hingga saat ini menjadi satu-satunya daerah yang mampu memperoleh Predikat AA pada penilaian SAKIP

Ist
Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X (kanan) dan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X (kiri) 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemda DIY hingga saat ini menjadi satu-satunya daerah yang mampu memperoleh Predikat AA pada penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).

Hal ini tentu menjadi prestasi yang membanggakan dalam periode kepemimpinan Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur KGPAA Paku Alam X pada 2017-2022.

Masih segar dalam ingatan, tahun 2019 lalu, Pemda DIY untuk pertama kalinya menerima apresiasi karena menjadi yang terbaik se-Indonesia untuk Laporan Hasil Evaluasi (LHE) SAKIP.

Bahkan tak hanya terbaik, Pemda DIY juga menjadi daerah yang pertama kalinya mampu memperoleh predikat tertinggi yakni AA.

Prestasi ini diumumkan pada acara SAKIP Award 2018 di Hotel Four Points, Makassar, Sulawesi Selatan, 19 Februari 2019.

Kala itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, capaian Pemda DIY hingga menjadi yang terbaik, tidak terlepas dari upaya yang dilakukan secara konsisten.

Sejumlah terobosan dijalankan Pemda DIY yang didasarkan pada vision driven organization.

Terobosan ini dengan nyata telah membawa perubahan tata kelola pemerintahan secara lebih efektif dan efisien, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sri Sultan pun mengungkapkan, implementasi SAKIP, bagi Pemda DIY dalam perspektif reformasi birokrasi merupakan proses perjalanan panjang dan berkelanjutan.

Tahun pun berganti, predikat tertinggi ini pun mampu dipertahankan Pemda DIY hingga dapat diraih empat kali berturut-turut sejak pertama kali dicapai.

Penilaian SAKIP dengan Predikat AA terakhir diterima Pemda DIY pada April 2022 lalu.

Tak heran jika pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota dari beberapa daerah di Indonesia melakukan studi banding dan studi tiru pelaksanaan SAKIP ke DIY.

Melihat hal ini, Sri Sultan berharap ke depannya perlu ada roadmap yang utuh terkait penyelenggaraan pemerintahan, agar daerah lain bisa menjadikannya acuan untuk meningkatkan penilaian SAKIP masing-masing.

Setelah melalui lima tahun kepemimpinan periode 2017-2022, Gubernur dan Wakil Gubernur DIY akan melanjutkan masa kerjanya untuk lima tahun yang akan datang.

Visi Gubernur dan Wakil Gubernur DIY 2022-2027 secara lengkap ialah ‘Mewujudkan Pancamulia Masyarakat Jogja melalui Reformasi Kalurahan, Pemberdayaan Kawasan Selatan, serta Pengembangan Budaya Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi.

Pancamulia atau ‘Lima Kemuliaan’ dalam visi DIY ditetapkan atas dasar keberlanjutan dan kesinambungannya dengan RPJMD 2017-2022.

Menjabarkan Pancamulia, terdapat tiga hal utama yang saling berkaitan dan menjadi prioritas pelaksanaan visi-misi 2022-2027. Ketiganya adalah Kawasan Selatan, Reformasi Kalurahan, dan Teknologi Informasi. (tro)

Sumber: Tribun kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved