Berita Klaten Hari Ini

Waspadai Pohon Lapuk Jelang Musim Penghujan, BPBD Klaten akan Lakukan Pemetaan

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan yang dapat membahayakan warga yang melintas.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Personel BPBD Klaten saat mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Mayor Kusmanto, Desa Sekarsuli, Kecamatan Klaten Utara, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bakal melakukan pemetaan bagi pohon peneduh jalan yang berpotensi lapuk.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan yang dapat membahayakan warga yang melintas.

"Betul kita akan lakukan pemetaan pada pohon-pohon peneduh jalan ini. Nanti kita gandeng DPUPR ya untuk antisipasinya," ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Rujedy Endro Suseno, Rabu (5/10/2022).

Ia menjelaskan, nanti pohon-pohon peneduh jalan yang sudah tua dan terindikasi lapuk akan dipotong oleh pihaknya.

Semua itu untuk meminimalisir terjadinya pohon tumbang.

"Kita cek nanti kalau yang lapuk atau udah keropos akan kita tebang atau rapikan ya biar tak ada pohon tumbang," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Selasa (4/10/2022) sebua pohon peneduh jalan jenis sonokeling yang berada di pinggir jalan Mayor Kusmanto, Kecamatan Klaten Utara tumbang akibat sudah lapuk dimakan usia.

Pohon tumbang itu sempat menimpa satu unit mobil sedan yang melintas, beruntung tak ada korban jiwa atas peristiwa itu.

Namun mobik yang kena timpa ringsek pada bagian kap depan dan kaca samping dekat bangku sopir pecah.

Sebelumnya, BPBD Klaten telah melakukan Apel Siaga Bencana yang diikuti oleh 300 peserta dari unsur TNI, Polri, OPD terkait, SAR, PMI, Komunitas Relawan Penanggulangan Bencana.

Selain apel siaga dalam kesempatan itu juga digelar peralatan dan perlengkapan penanggulangan bencana yang dimiliki oleh TNI, Polri, BPBD, SAR, PMI serta komunitas relawan yang ada di Kabupaten Klaten.

Tujuan kegiatan apel siaga bencana tersebut adalah untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi para pelaku penanggulangan bencana di Kabupaten Klaten, sesuai dengan keahlian dan potensi yang dimiliki.

Kemudian, meningkatkan kesiapsiagaan seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi musim hujan yang bisa membawa ancaman hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung dan tanah longsor. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved