Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Herjaka Petrus dan Lukisan Mengusung Sang Ratu Adil

Pameran itu akan dilaksanakan di area Kantor Tribun Jogja, pukul 08.00-22.00 WIB mulai Jumat-Minggu (7-16/10/2022) untuk umum dan gratis.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Pelukis asal Bantul, Herjaka Petrus dan lukisannya 'Mengusung Ratu Adil' yang bakal dipamerkan dalam pameran 'Ratu Adil' di Kantor Tribun Jogja, 7-16 Oktober 2022 dalam memeriahkan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DI Yogyakarta 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Keadilan tidak bisa diarep-arep, tapi harus didatangkan ke dalam hati agar tercipta bumi yang harmoni.

Itulah pesan yang ingin dibawa Herjaka Petrus, pelukis asli DI Yogyakarta yang berasal dari Bantul, ketika menceritakan pameran lukisannya yang berjudul ‘Ratu Adil’.

Pameran itu akan dilaksanakan di area Kantor Tribun Jogja, pukul 08.00-22.00 WIB mulai Jumat-Minggu (7-16/10/2022) untuk umum dan gratis.

“Lukisan saya ‘Mengusung Ratu Adil’ itu yang terbesar dan terbaru. Nanti, akan jadi lukisan utama di pameran tersebut. Ukurannya sekitar 2,5 meter x 1,4 meter,” buka Herjaka ketika berbincang dengan Tribun Jogja, Rabu (5/10/2022).

Ratu Adil memang sering disebut-sebut sebagai sosok yang mampu membawa keadilan bagi makhluk di bumi.

Baca juga: Puluhan Patung Karya Seniman API Hadir dalam Pameran di Taman Budaya Yogyakarta

Hanya, bagi Herjaka, Ratu Adil itu justru bukan sosok yang diharapkan akan datang, tapi harus muncul dari diri sendiri.

“Dahulu kala, sosok itu kan diarep-arep kedatangannya, tapi menurut saya, sebetulnya itu jadi menunggu ketidakpastian. Kita harus memunculkan bersama-sama keadilan itu dengan cara kolektif dan akan menjadi zaman baru karena sudah ada rasa ingin memunculkan,” terangnya.

Ia pun merunut dari awal mengapa sosok ratu adil sering diharapkan untuk datang.

Dahulu kala, sifat adil dalam diri sering kalah dengan ketamakan dan nafsu yang membuncah.

Dalam legenda Jawa, Ratu Adil acapkali dipenjara dan dikungkung ketamakan, membuat hidup menjadi lebih kelam.

“Kalau kita sepakat memunculkan ratu adil dari dalam diri, maka ini bisa menjadi zaman yang baru,” terang Herjaka yang aktif menjadi Koordinator Seni dan Kebudayaan di Rumah Tembi Budaya itu.

Pesan itu pula yang ingin ia sampaikan ketika Gubernur dan Wakil Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Paku Alam X dilantik menjadi pemimpin 2022-2027.

Pameran ‘Ratu Adil’ memang digelar untuk mangayubagyo pelantikan pemimpin di daerah istimewa ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved