Berita Internasional

Selasa Pagi, Rudal Balistik Korea Utara Melintasi Wilayah Jepang, Warga Sempat Diminta Berlindung

Korea Utara semakin nekat dengan meluncurkan rudal balistiknya ke arah wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022) pagi.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Jung Yeon-je / AFP
Warga menonton siaran televisi yang menunjukkan rekaman uji coba rudal Korea Utara, di stasiun kereta api di Seoul pada 28 September 2021, setelah Korea Utara menembakkan 'proyektil tak dikenal' ke laut lepas pantai timurnya menurut militer Korea Selatan. 

TRIBUNJOGJA.COM, TOKYO - Korea Utara semakin nekat dengan meluncurkan rudal balistiknya ke arah wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022) pagi.

Rudal balistik Korea Utara tersebut terbang di atas Jepang sisi timur laut, tepatnya di atas wilayah Tohoku.

Pemerintah Jepang bahkan sampai mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warganya.

Rudal balistik tersebut akhirnya jatuh di luar zona ekonomi ekslusif Jepang.

Beberapa waktu terakhir, Korea Utara memang semakin intens meluncurkan rudal balistiknya.

Sebelumnya negara yang dipimpin oleh Kim Jong Un tersebut juga meluncurkan rudal balistik dua hari setelah kapal induk AS tiba di Seoul untuk menggelar latihan perang bersama Korea Selatan dan Jepang.

Dikutip dari Kompas.com, saat rudal balistik Korea Utara melintas di atas wilayah Jepang, sistem J-Alert langsung muncul di layar stasiun tv nasional NHK.

Pemerintah Jepang pun langsung mengeluarkan peringatan kepada warga di Utara untuk mencari perlindungan.

"Korea Utara sekitar pukul 07.22 ... meluncurkan rudal balistik ke arah timur," kata juru bicara pemerintah Hirokazu Matsuno kepada wartawan.

“Kami sedang menganalisis detail tetapi rudal melewati wilayah Tohoku Jepang (timur laut) kemudian jatuh di Pasifik di luar zona ekonomi eksklusif Jepang,” lanjutnya dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: Korea Utara Disebut Akan Uji Coba Senjata Nuklir, Persiapan Sudah Selesai dan Tinggal Eksekusi

Sejauh ini, kata Hirokazu Matsuno, pihaknya belum menerima adanya laporan kerusakan atau korban luka akibat dari rudal balistik Korea Utara tersebut.

Sementara itu Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyebut tindakan Korea Utara meluncurkan rudal balistik yang melintasi wilayah Jepang merupakan sebuah tindakan kekerasan.

Pemerintah Jepang pun mengecam peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara ini.

Sistem peringatan peringatan rudal Jepang diaktifkan pada pukul 7.29 pagi.

"Korea Utara tampaknya telah meluncurkan rudal.

"Harap evakuasi ke gedung atau bawah tanah," bunyi peringatan itu.

Sekitar 30 menit kemudian, kantor perdana menteri menulis di Twitter bahwa "proyektil yang tampaknya seperti rudal balistik Korea Utara kemungkinan telah terbang di atas Jepang".

Dalam keterangannya, penjaga pantai Jepang berujar bahwa rudal Korea Utara tampaknya mendarat di laut dan memperingatkan kapal-kapal untuk tidak mendekati benda jatuh. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved