Berita Kriminal Hari Ini

Rental PlayStation di Sleman Lalu Dijual, Perempuan Asal Klaten Ditangkap Polisi

Pelaku menyewa PlayStation untuk tiga hari, setelah jatuh tempo bukannya dikembalikan, PlayStation tersebut justru dijual.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi Kriminalitas 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Seorang perempuan muda berinisial NS, berusia 24 tahun, warga Klaten , Jawa Tengah terpaksa berurusan dengan pihak berwajib karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan .

Modusnya menyewa PlayStation untuk tiga hari, setelah jatuh tempo bukannya dikembalikan, PlayStation tersebut justru dijual.

Akibat perbuatannya, Ia ditangkap polisi. 

Kanit Reskrim Polsek Depok Iptu Mateus Wiwit Kustiyadi, S.H, M.H mengatakan, kronologi kejadian bermula pada Sabtu (29/7/2022) sekira pukul 20.30 WIB, pelaku menghubungi korban,-- MW (23) asal Sulawesi Selatan,-- melalui WhatsApp untuk menyewa PlayStation selama 3 hari dengan kesepakatan harga sewa Rp 270 ribu.

Baca juga: Penipuan saat Bertransaksi Online Masih Marak Terjadi, Polres Bantul Imbau Masyarakat untuk Waspada

Setelah terjadi kesepakatan, korban lalu mengantarkan PlayStation ke tempat tujuan di sebuah apartemen di Jalan Laksda Adisutjipto, Caturtunggal, Depok, Sleman

"Korban memberikan PlayStation kepada pelaku. Lalu pelaku memberikan jaminan berupa Identitas SIM C. Pelaku mengatakan bahwa Identitas tersebut adalah milik suaminya," kata Mateus, Selasa (4/10/2022). 

Korban percaya. Begitu juga ketika pelaku mengatakan bahwa pembayaran sewa akan dibayar keesokan harinya melalui aplikasi Livin' by Mandiri.

Setelah berganti hari, pelaku rupanya membayar sewa namun tidak sesuai dengan kesepakatan.

Pelaku hanya membayar Rp 100 ribu dari kesepakatan Rp 270 ribu. 

Selanjutnya, setelah jatuh tempo tiga hari, korban menghubungi pelaku bermaksud mengambil PlayStation sekaligus meminta uang kekurangan sewa.

Tetapi pelaku selalu beralasan sedang lembur dan PlayStation tidak dikembalikan.

Pelaku juga belum membayar kekurangan uang sewa senilai Rp 170 ribu.

Karena pelaku sulit dihubungi korban lalu melapor ke Polisi pada 3 Agustus 2022. 

Petugas yang menerima laporan bergerak melakukan penyelidikan.

Baca juga: Janda Asal Sleman Kena Tipu, Pelaku Cukup Modal Janji Bakal Menikahi

Ketika bukti dirasa cukup, pelaku ditangkap tim opsnal di apartemennya pada 16 Agustus 2022 dan dibawa ke Mapolsek Depok Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

"Setelah diinterogasi, pelaku ini mengakui perbuatannya, dan barang bukti berupa PlayStation sudah dijual oleh pelaku," kata Mateus.

Korban menjual PlayStation dengan harga sekitar Rp 2,5 - 3 juta dan uangnya dipakai untuk kebutuhan hidup.

Atas perbuatannya, pelaku disangka melanggar pasal 378 Juncto pasal 372 KUH Pidana tentang penipuan dan penggelapan.

Ancaman hukuman 4 tahun penjara.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved