Berita Pendidikan Hari Ini

60 Mahasiswa UGM Terima Beasiswa dari PT Freeport Indonesia

Pemberian beasiswa ini menjadi satu di antara wujud kerja sama penyediaan dana pendidikan dan penelitian dari PT Freeport Indonesia ke UGM.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
60 mahasiswa UGM terima beasiswa dari PT Freeport Indonesia, Selasa (4/10/2022) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebanyak 60 mahasiswa Universitas Gadjah Mada ( UGM ) menerima beasiswa dari PT Freeport Indonesia.

Rinciannya, 50 mahasiswa menerima beasiswa untuk satu semester sebesar Rp 5 juta.

Sementara, 10 mahasiswa berprestasi asal Papua menerima beasiswa biaya kuliah hingga lulus.

Pemberian beasiswa ini menjadi satu di antara wujud kerja sama penyediaan dana pendidikan dan penelitian dari PT Freeport Indonesia ke UGM yang termuat dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Adapun MoU ditandatangani Selasa (4/10/2022) bersamaan dengan acara Orasi Ilmiah Menteri Investasi merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), Bahlil Lahadalia di Grha Sabha Pramana UGM .

Baca juga: MM FEB UGM Naik Peringkat dalam Aspek Entrepreneurship and Alumni Outcomes 

“Saya selaku pimpinan Universitas Gadjah Mada sangat berbahagia dan menyambut baik ruang dan momen berharga jalinan kerja sama antara UGM dengan PT Freeport ini. Semoga implementasi kerja sama ini berjalan lancar dan akan memberi dampak lebih baik bagi masa depan pendidikan secara lebih luas, khususnya untuk pemenuhan dan penguatan kualitas Tridarma serta karya UGM ke depan,” kata Rektor UGM , Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.

Selain dana pendidikan, PT Freeport Indonesia juga memberikan dana penelitian dalam kerangka program Sahabat UGM senilai Rp1.500.000.000.

Menurut Rektor, penandatanganan MoU antara UGM dengan PT Freeport Indonesia menjadi bentuk upaya mempromosikan kerja sama penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi berdasarkan prinsip atau penghormatan terhadap independensi satu sama lain dan kemanfaatan kedua belah pihak.

Kerja sama saling menguntungkan ini, menurut Rektor, bisa memberi peluang besar bagi ketersediaan dana-dana riset, pengabdian, dan kerja-kerja produktif lain di kampus.

“Upaya pengembangan produktivitas kerja dan karya kampus tentu saja membutuhkan dukungan kuat, tak terkecuali dalam sektor pendanaan. Di sisi lain, aspek kerja sama antara kampus dengan sektor industri tentu saja akan banyak memberikan kesempatan dan peluang lahirnya keragaman serta kekayaan ide gagasan inovasi baru, yang sangat dibutuhkan baik oleh kampus maupun pihak industri itu sendiri,” paparnya.

Pada kesempatan ini, Chairman of the Board yang juga CEO Freeport-McMoran, Richard Adkerson, memberikan pemaparan terkait sejarah Freeport dan relasi yang terjalin dengan pemerintah Indonesia.

Melalui berbagai aktivitas dan inisiasi kerja sama, menurutnya Freeport berupaya memberi kontribusi bagi Indonesia, termasuk dalam bidang pendidikan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada beliau (Menteri Investasi), kepada Presiden Indonesia beserta menteri-menteri lainnya yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk membangun kemitraan yang positif yang menguntungkan banyak pemangku kepentingan termasuk perguruan tinggi ini,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved