Kerusuhan Arema FC vs Persebaya

Tanggapi Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Presiden FIFA: Ini Adalah Hari yang Gelap Bagi Sepak Bola

Tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut menewaskan ratusan orang, baik dari suporter, penonton hingga aparat kepolisian.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
Twitter/ FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan pernyataan terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Tragedi yang terjadi pascalaga Arema FC vs Persebaya Surabaya tersebut menewaskan ratusan orang, baik dari suporter, penonton hingga aparat kepolisian.

Menurut Presiden FIFA Gianni Infantino, peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) tersebut menjadi tragedi yang mengejutkan dunia sepak bola.

“Dunia sepak bola sedang shock menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” kata Presiden FIFA Gianni Infantino.

“Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini.

Presiden FIFA Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino (Twitter/ FIFA)

"Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang telah menjadi korban terluka, bersama rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Persatuan Sepak Bola Indonesia, dan Liga Sepak Bola Indonesia, pada saat yang sulit ini.”

Sebagaimana diketahui, laga bertajuk derbi Jawa Timur yang mempertemukan Arema FC vs Persebaya berlangsung ketat. Lima gol tercipta dalam laga ini.

Tim tamu Persebaya Surabaya unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Silvio Junior (8') dan Leo Lelis (32').

Arema FC kemudian berhasil kedudukan lewat brace Abel Camara pada pengujung babak pertama (42', 45+1' -pen).

Namun, gol Sho Yamamoto pada menit ke-51, memastikan Arema FC bertekuk lutut di hadapan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Hasil pertandingan derbi Jatim ini ternyata tidak bisa diterima pendukung Arema FC.

Mereka kecewa dan langsung berhamburan masuk ke lapangan dengan meloncati pagar, membuat situasi tak terkendali.

Jajaran pengamanan pun terlihat kewalahan menghalau kericuhan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved