Kerusuhan Arema FC vs Persebaya

Pemkab Malang Berikan Santunan pada 68 Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan

Pemberian santunan kepada 68 keluarga korban meninggal dunia dalam insiden Kanjuruhan asal Kabupaten Malang tersebut akan diberikan bertahap.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
KOMPAS.com/Suci Rahayu
Pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022) berlangsung panas. Pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 bertajuk derbi Jawa Timur, Arema FC dan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022) berlangsung panas. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memberikan santunan kepada 68 keluarga korban meninggal dunia dalam insiden di Stadion Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022). 

Pemberian santunan kepada 68 keluarga korban meninggal dunia dalam insiden di Stadion Kanjuruhan asal Kabupaten Malang tersebut rencananya akan diberikan secara bertahap.

Pada Senin (3/10/2022), Bupati Malang, Muhammad Sanusi mengunjungi keluarga korban tewas dalam tragedi pascalaga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, di Kecamatan Gondanglegi, Pakisaji, dan Pagak, untuk menyerahkan santunan.

Ada 8 keluarga korban yang mendapat santunan senilai Rp 20 juta.

"Masing-masing korban mendapatkan Rp 20 juta. Bertahap hari ini 8 keluarga korban. Sehingga total yang kami bagikan kepada 68 korban meninggal dunia yang dari Kabupaten Malang. Ini bertahap tapi nanti semuanya akan dapat. Untuk pengobatan sudah ditanggung semua oleh Pemkab Malang," beber Sanusi dilansir dari laman Tribun Jatim.

Sanusi menerangkan, dari 68 korban meninggal dunia asal Kabupaten Malang, belum ditemukan laporan adanya korban anak-anak.

"Sementara belum ada korban anak-anak. Paling kecil umur 15 tahun," kata Sanusi.

Politisi PDIP ini menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib.

"Pengusutan kasus semoga transparan, dan nanti akan disampaikan oleh instansi terkait. Semoga kasus ini yang terakhir kalinya terjadi di Indonesia. Fokus saat ini yang dilakukan Pemkab Malang adalah penanganan terhadap korban," beber Sanusi.

Sebelumnya, terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Akibat kerusuhan itu, 125 orang meninggal dunia. Korban berasal dari suporter Aremania dan anggota kepolisian.

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved