Kokam DIY Gelar Apel Siaga Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Apel siaga ini dilakukan karena ada dua momentum nan penting. Yakni, peringatan Milad Kokam ke-57, sekaligus Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Suasana apel siaga yang digelar Kokam DIY, di Kantor PW Muhammadiyah DIY, Kota Yogyakarta, Minggu (2/10/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muhammadiyah (Kokam) DIY menggelar apel siaga dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Milad ke-57, Minggu (2/10/2022).

Usai menggelar apel, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara. 

Ketua KOKAM DIY, Wahyu Gunawan Wibisono, atau biasa disapa Soni, mengatakan, bahwa apel siaga ini dilakukan karena ada dua momentum nan penting.

Yakni, peringatan Milad Kokam ke-57, sekaligus Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

"Ini bagian dari sinergi sejarah. Ada keterkaitan antara dua peristiwa itu dengan Kokam. Dalam kesempatan ini, kami mengusung tema 'Merawat Sejarah dan Meneguhkan Ideologi Berbangsa. Kami sampaikan, Kokam cinta NKRI dan Pancasila," urainya.

Soni menjabarkan, jika seluruh personel Kokam dituntut untuk selalu siap sedia pasang badan bagi bangsa Indonesia dari setiap ancaman.

Termasuk, ancaman pihak-pihak yang ingin mengubah ideologi bangsa.

"Kokam memastikan menolak upaya-upaya mengubah Pancasila sebagai landasan negara. Pancasila sudah bersifat final sebagai landasan negara, tidak bisa diganggu gugat," tegasnya.

Terkait kondisi bangsa saat ini yang tengah dihantam  kenaikan harga BBM, sedangkan masyarakat sedang berupaya bangkit dari pandemi Covid-19, ia berujar bahwa pihaknya mendukung penuh aksi-aksi untuk menyuarakan pendapat dan aspirasinya. 

"Semua aksi itu dilindungi oleh Undang-undang. Setiap masyarakat berhak menyampaikan pendapatnya. Kokam selalu menjunjung tinggi nilai demokrasi dan Pancasila," tandas Soni.

"Yang jelas dalam menyampaikan pendapat ini, dilakukan dengan cara-cara yang baik. No anarkis, no provokasi. Harus berjalan damai dalam menyampaikan tuntutan-tuntutannya," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved