Intimidasi seragam sekolah

Klarifikasi SMAN 1 Wates Soal Dugaan Intimidasi di Kantor Satpol PP, Kepsek : Kami Minta Dimediasi

Kepala SMAN 1 Wates, Aris Suwasana mengklarifikasi jika tidak ada intimidasi terhadap Agung Purnomo oleh sejumlah orang di Kantor Satpol PP

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Komite SMAN 1 Wates, Sarji pun turut buka suara. Dia mengaku pertemuan dengan beberapa orang dan pelapor di Kantor Satpol PP Kulon Progo hanya berdialog biasa.

Ia juga menegaskan tidak ada penyekapan di dalam pertemuan tersebut.

"Dialog biasa, Mbak. Kalau dialog yuk anget masih wajar dan saling memaafkan salam-salaman. Itu dialog biasa. Yuk, selesai salam-salaman kok dan Mas Agung di situ cukup dominan juga. Enggak ada sih penyekapan," jelasnya saat dikonfirmasi, Minggu (2/10/2022).

Terkait pengadaan seragam, Sarji mengaku tidak mengetahui sebab dikoordinasi oleh paguyuban orang tua (POT) siswa.

Selaku komite, Sarji hanya mendorong bagaimana pembelajaran di SMAN 1 Wates dapat berjalan dengan baik.

Sehingga anak didik mendapatkan pembelajaran yang bermutu atau berkualitas, didukung orang tua, para guru, dan masyarakat sekitar.

Ditanya apakah pelapor juga membeli dalam pengadaan seragam sekolah tersebut, Sarji mengaku tidak mengetahuinya.

"Kalau Pak Agung beli atau belum, aduh, saya juga kurang tahu, Mbak, yang tahu POT," ucapnya menjelaskan.

Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo, Tri Saktiyana, turut berkomentar mengenai persoalan tersebut.

“Aneh niku (itu),” ucap Tri kepada Tribun Jogja, Minggu (2/10/2022).

Ditanya apa yang dimaksud dengan keanehan yang dia sebutkan itu, Tri hanya mengatakan bahwa Agung Purnomo merupakan rekannya yang memiliki sifat teguh.

“Pak Agung ini orang yang teguh pendirian, sangat pemberani dan punya karakter tangguh,” ucapnya menjelaskan.

Lantas, apakah kasus dugaan intimidasi itu bakal dicek oleh penjabat bupati? “Ini sebenarnya miskomunikasi saja antara orang tua siswa yang sama-sama mencintai SMA negeri itu,” tuturnya.

Pihaknya akan menyerahkan persoalan ini kepada Inspektorat Daerah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved