Kerusuhan Arema FC Vs Persebaya

Tragedi Kanjuruhan Viral Hingga Mancanegara, Aktor Lee Min Ho Kirimkan Bela Sungkawa

Tragedi Kanjuruhan ini sudah terdengar hingga luar negeri. Bahkan, aktor Korea Selatan, Lee Min Ho turut menanggapi tragedi Arema vs Persebaya.

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
Instagram @actorleeminho
Tragedi Kanjuruhan Viral Hingga Mancanegara, Aktor Lee Min Ho Kirimkan Bela Sungkawa 

"Oleh karena itu pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan, dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan," imbuhnya.

Nico menyebutkan, petugas keamanan mencoba mengalihkan massa dengan cara-cara persuasif. Sayangnya, cara itu tak berhasil.

Massa kian beringas menyerang dan merusak mobil kepolisian.

"Upaya pencegahan sampai dilakukan gas air mata, karena sudah merusak mobil (polisi) dan akhirnya gas air mata disemprotkan," terang Nico.

Dari sanalah, ribuan Aremania yang masih ada di tribune Stadion Kanjuruhan, panik dan mencari pintu keluar.

Puncaknya, mereka berebut untuk menuju pintu 10 dan 12 sehingga terjadi penumpukan yang berujung tewasnya 174 orang.

Baca juga: KESAKSIAN Penonton Arema vs Persebaya Lolos dari Tragedi yang Tewaskan 127 Orang di Kanjuruhan

3. Para pemain aman

Melalui akun resmi Persebaya di Twitter, mereka menjelaskan dalam kondisi aman usai laga.

Para pemain Persebaya sempat tertahan di Stadion Kanjuruhan, tetapi mereka aman saat pulang menggunakan kendaraan taktis (rantis).

"Tim telah keluar dari area stadion dan langsung menuju titik evakuasi agar bisa segera kembali ke Surabaya dan beristirahat," tulis akun resmi Persebaya.

Sementara pemain Arema tertahan di ruang ganti pemain. Mereka yang masih tertahan juga turut membantu menolong korban yang berjatuhan.

4. Kondisi berangsur pulih

Sekitar dua jam setelah kericuhan terjadi, kondisi Stadion Kanjuruhan berangsur pulih.

Di sisi lain, Aremania juga turut membantu suporter-suporter yang pingsan. Begitu juga dengan pemain maupun staf Arema yang tertahan, mereka turut membantu korban.

Sementara, pihak keamanan belum diketahui menangkap atau menahan pihak-pihak yang diduga provokator kericuhan.


( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

 

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved