Berita Bantul Hari Ini

Retribusi Masuk ke Kebun Buah Mangunan Bantul Mengalami Kenaikan, Ini Rinciannya

Pemerintah Kabupaten Bantul menyesuaikan tarif retribusi di tempat rekreasi melalui Peraturan Bupati nomor 74 tahun 2022. Dalam peraturan tersebut,

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kebun Buah Mangunan, salah satu spot wisata di Desa Mangunan Dlingo yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul menyesuaikan tarif retribusi di tempat rekreasi melalui Peraturan Bupati nomor 74 tahun 2022.

Dalam peraturan tersebut, retribusi untuk kawasan pantai selatan, goa cerme dan goa Selarong tetap sama, yang berbeda adalah tarif retribusi untuk masuk di Kebun Buah Mangunan.

Dalam peraturan yang lama, tarif sekali masuk untuk satu orang di hari biasa sebesar Rp 4.750, sementara untuk hari libur atau saat ada event wisata tarifnya sebesar Rp5.750.

Kemudian dalam peraturan yang baru, tarif untuk hari biasa Rp6.750  dan untuk hari libur atau saat ada event wisata sebesar Rp7.750.

Baca juga: Bangkit dari Pandemi, Kepri Targetkan 1 Juta Wisatawan Mancanegara hingga Akhir 2022

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo sebagai OPD yang mengelola Kebun Buah Mangunan mengatakan bahwa selama ini tarif retribusi untuk masuk masih kecil dibandingkan dengan obyek wisata lain.

Maka dari itu perlu adanya penyesuaian tarif, terlebih saat ini kebutuhan akan perbaikan layanan dan kebutuhan lain juga semakin meningkat.  

"Tapi kita naikan tidak maksimal, naik Rp 2000, itu masih sangat terjangkau," terangnya saat dikonfirmasi, Jumat (30/9/2022).

Apalagi saat ini Pemkab Bantul telah menyatakan dukungannya dengan mengaspal akses jalan di Kebun Buah Mangunan.

Dengan demikian pengunjung akan lebih mudah ke sana, terlebih jalan yang menikung juga direkayasa sehingga tidak menyulitkan pengendara.

Pengunjung baik yang datang dengan sepeda motor maupun bus bisa nyaman datang ke sana.  

"Jalan sudah halus, dan tikungan tidak begitu tajam. Parkir juga tidak bayar sampai seterusnya," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Joko pun mengajak seluruh warga masyarakat, untuk menikmati wisata alam di Kebun Buah Mangunan yang berada di Kalurahan Mangunan, Kepanewon Dlingo.

Kebun Buah Mangunan buka sejak pukul 05.00 pagi, dengan demikian wisatawan dapat menikmati pesona negeri di atas awan.

Wisatawan disuguhkan hamparan gugusan perbukitan dan saat senja, juga bisa melihat matahari tenggelam dari ketinggian.  

"Di sana kalau pagi itu seperti di atas awan. Terus kalau sore bisa melihat sunset," katanya.

Baca juga: Inovasi Kampung Sayur Pemkot Yogya Diganjar Penghargaan dari Bappenas

Lebih lanjut, sebagai upaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pihaknya pun memperbanyak jenis buah-buahan yang ada di Kebun Buah Mangunan.

Ia pun optimis, dengan menurunnya kasus harian Covid-19 dan tidak ada larangan warga untuk melakukan perjalanan, maka kondisi pariwisata termasuk kunjungan ke Kebun Buah Mangunan dapat segera pulih.

"Namun yang namanya buah itu musiman, misalnya kalau durian nanti di awal tahun panen, sekarang baru mulai berbunga. Biasanya panen februari sampai april," tandasnya. (nto)  

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved