Pengamat Sebut BLT Bisa Atasi Kesulitan Masyarakat Akibat Penyesuaian Harga BBM

penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) imbas penyesuaian harga BBM terus digulirkan pemerintah pusat. Sejumlah pihak pun menganggap, langkah tersebuT

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Azka Ramadhan
Penyaluran BLT BBM yang bergulir di Kantor Pos Besar Kota Yogyakarta, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) imbas penyesuaian harga BBM terus digulirkan pemerintah pusat. Sejumlah pihak pun menganggap, langkah tersebut cukup efektif, untuk mengatasi kesulitan yang dialami oleh warga masyarakat.

Pengamat kebijakan ekonomi politik dari lembaga riset Laboratorium Indonesian 2045 (LAB 45), Reyhan Noor, mengatakan, bahwa pihaknya mendukung kebijakan pemerintah memberikan BLT BBM.

Sebab, bantalan sosial sangat diperlukan dalam kondisi saat ini.

Baca juga: Bertemu Paus Fransiskus, Mgr Mandagi Sampaikan Harapannya

Sebagai informasi, pemerintah pusat sendiri telah  menggulirkan BLT BBM sebesar Rp. 150.000 per bulan selama empat bulan, yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Bantuan itu dikucurkan, untuk membantu masyarakat terdampak yang membutuhkan.

"BLT dapat mengurangi tekanan yang dialami oleh masyarakat, khususnya yang masuk kategori rentan agar tak terkena gejolak dan dampak dari penyesuaian harga BBM," urainya, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Jogja, pada Jumat (30/9/2022).

Sebelumnya, melalui keterangan resmi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, BLT BBM tahap pertama sudah diberikan kepada 19,95 juta keluarga penerima manfaat di penjuru tanah air.

Baca juga: Viral Karena Wajah Mirip Anji, Ini Kisah Ropi Pujiono Si Penjual Sate Padang di Yogyakarta

"Bantuan ini untuk melindungi daya beli masyarakat. Tahap pertama, total anggarannya Rp5,6 triliun, dan telah disalurkan 96,6 persen," cetus Luhut

"Kemudian, pada Oktober ini Pemda (Pemerintah Daerah) juga akan merealisasikan dua persen dana transfer umum untuk bansos," imbuhnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved