Berita Jogja Hari Ini

Marak Dugaan Kasus Pungutan di Sekolah Negeri, Sekda DIY Sebut Masih Fokus Godog Regulasi

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menegaskan sekolah tidak diperkenankan memberlakukan pungutan kepada wali murid.

TRIBUNJOGJA.COM/ Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menegaskan sekolah tidak diperkenankan memberlakukan pungutan kepada wali murid.

Hal ini menyikapi maraknya dugaan praktek pungutan yang membuat sejumlah orang tua melakukan pelaporan ke Ombudsman Perwakilan DIY.

Pemda DIY disebut tidak akan membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan praktek pungutan di sekolah-sekolah negeri.

Baca juga: Maling Motor Beraksi di Kulon Progo, Korban Sempat Dengar Ada Suara Benda Jatuh di Luar Rumahnya

Saat ini, otoritas setempat masih berfokus untuk membahas regulasi soal pungutan.

Aji menjelaskan, sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah dilarang memungut biaya pendidikan mengacu Permendikbud 44/2012.

Meski demikian, aturan tersebut hanya menegaskan larangan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.

"Kalau dulu ada Permendikbud nomor 44 (tahun 2012) yang dilarang itu hanya SD-SMP. Sekarang belum ada kan (Pergub-nya) kita fokus itu dulu," kata Aji, Jumat (30/9/2022).

Pemda DIY pun saat ini tengah menggodok regulasi yang mengatur soal pendanaan sekolah. Hal itu merupakan turunan dari Permendikbud tersebut.

Intinya mengatur soal penarikan sumbangan dan menegaskan larangan tentang pungutan di satuan pendidikan atas atau SMA/SMK.

Aji melanjutkan, pada prinsipnya sekolah boleh menarik sumbangan dari para siswa.

Sebab dana BOS yang diterima tidak mencukupi untuk membiayai operasional dan program sekolah

Baca juga: Bupati Halim Akui Sampah Residu di TPST Guwosari Belum Sempurna, Tapi Sudah Luar Biasa

Namun perlu dipastikan bahwa sumbangan itu bersifat sukarela, tidak ditentukan nominalnya, dan ada opsi tidak ingin menyumbang.

"Prinsipnya sekolah itu tidak boleh memberi beban terhadap orang tua dan siswa dan kepada orang tua terutama yang punya kemampuan boleh-boleh saja bantu sekolah dari sisi pembiayaan," jelasnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved