Berita Gunungkidul Hari Ini

KPU Gunungkidul Bersiap Lakukan Vermin Keanggotaan Parpol Peserta Pemilu 2024

KPU Gunungkidul akan melakukan verifikasi administrasi (vermin) pada 1 sampai 9 Oktober 2022 mendatang.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Gunungkidul saat ini masih mengawal proses perbaikan data keanggotaan partai politik ( parpol ) peserta Pemilihan Umum ( Pemilu ) 2024.

Adapun masa perbaikan ini akan segera berakhir.

Ketua KPU Gunungkidul , Ahmadi Ruslan Hani mengatakan pihaknya akan segera melaksanakan verifikasi administrasi (vermin).

"Vermin akan mulai kami lakukan pada 1 sampai 9 Oktober 2022 ini," kata Hani dihubungi pada Jumat (30/09/2022).

Baca juga: Bawaslu Gunungkidul Terima Belasan Aduan Soal Pencatutan Keanggotaan Parpol

Ia mengatakan saat ini perwakilan parpol peserta Pemilu 2024 di Gunungkidul masih diberikan waktu untuk memperbaiki data keanggotaannya.

Perbaikan dilakukan hingga dinyatakan memenuhi syarat.

Hani juga mengatakan sudah menangani aduan masyarakat terkait pencatutan keanggotaan parpol.

Menurutnya, warga yang melapor sudah diminta datang untuk melakukan klarifikasi.

"Kami hadirkan juga perwakilan parpol untuk melakukan klarifikasinya," jelasnya.

Sedangkan terkait keanggotaan ganda, Hani mengatakan parpol diminta mengajukan surat pernyataan dari anggotanya.

Prosedur ini sudah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan KPU RI.

Jika nantinya ditemukan nama anggota yang sama, maka nama tersebut juga diminta melakukan klarifikasi.

Parpol terkait pun juga diminta untuk segera melakukan perbaikan.

Baca juga: Antusiasme Tinggi, Pendaftar Panwascam Pemilu 2024 di Gunungkidul Capai 285 Orang

"Nanti saat vermin tahap awal, bagi yang belum memenuhi syarat juga masih bisa melakukan perbaikan," ujar Hani.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul , Tri Asmiyanto sebelumnya mengungkapkan telah menerima belasan aduan dari masyarakat.

Aduan ini terkait pencatutan nama mereka sebagai anggota parpol.

Pencatutan ini diketahui setelah mereka mengecek lewat situs Info Pemilu .

Sedangkan belasan warga ini merasa bukan sebagai anggota parpol, sehingga melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

"Sebagian dari aduan tersebut sudah diklarifikasi, bersama KPU dan parpol terkait," kata Tri.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved