PSS Sleman

PSS Sleman 1-2 Persita Tangerang, Seto Nurdiyantoro Sampai Lupa Berapa Kali Kalah di Kandang

Dijelaskannya, dari babak pertama timnya berinisiatif untuk mencetak gol demi memenangkan pertandingan. Namun disisi lain masih banyak kelemahan.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM/ Taufiq Syarifudin
Kekecewaan penggawa PSS Sleman seusai takluk 1-2 dari Persita Tangerang pada lanjutan Liga 1 2022/23 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (29/9/2022) malam WIB. 

TRIBUNJOGJA.COM - PSS Sleman dipaksa mengakui keunggulan tim tamu Persita Tangerang dengan skor 1-2 pada lanjutan Liga 1 2022/23 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (29/9/2022) malam WIB.

Sempat unggul lebih dulu via gol Kim Jeffrey Kurniawan pada menit ke-31, gawang PSS yang dikawal Try Hamdani akhirnya bobol dua kali lewat lesakkan gol pemain Persita yakni Wildan Ramdhani (37') dan Osas Saha (50').

Hasil ini memperpanjang buruknya rekor kandang Laskar Sembada di Liga 1 2022/23. Dari enam laga kandang yang sudah dilakoni, tim asuhan Seto Nurdiyantoro tercatat sudah tumbang 4 kali di hadapan publik sendiri, masing-masing dari PSM Makassar, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persita Tangerang.

Adapun dua laga kandang lainnya berbuah 3 poin, berkat kemenangan dari Barito Putera dan Persis Solo.

Atas hasil ini, PSS Sleman tertahan di peringkat 10 klasemen Liga 1 2022/23, sedangkan tambahan 3 poin mengantar tim asuhan Alfredo Vera merangsek ke posisi 3 di bawah Madura United dan PSM Makassar.

"Hasil jelas kita tahu, kita kalah 2-1 dan ini terjadi lagi. Berapa kali kami kalah di kandang, sampai lupa saya karena terlalu banyak," kata Seto seusai laga.

"Traumatik masih ada, dari sisi pemain jadi beban tetap ada. Terlihat beberapa pemain tidak tampil maksimal, tapi apapun itu tanggung jawab saya," lanjutnya.

Dijelaskannya, dari babak pertama timnya berinisiatif untuk mencetak gol demi memenangkan pertandingan. Namun disisi lain masih banyak kelemahan, terutama dari sisi defend.

"Beberapa peluang terbuang sia-sia. Ini yang harus kami perbaiki dan mohon maaf untuk pendukung PSS kami belum bisa mempersembahkan kemenangan pada pertandingan ini walaupun kami sangat ingin dan besar harapan bisa memenangkan," ujar Seto.


"Tapi lagi-lagi, beban yang begitu berat ini yang harus kita urai tapi apapun itu, biarlah manajemen yang menentukan sikap, bagaimana ke depannya. Yang jelas saya secara pribadi dan pemain juga mencoba memperbaiki sampai di putaran pertama ini. Harapannya ada perubahan dan menjadi sesuatu yang positif," tambah Seto.

Jalannya Pertandingan
Dalam pertandingan ini, juru taktik PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, turun dengan komposisi pemain yang relatif lebih lengkap menyusul bergabungnya kembali Riki Dwi dan Ze Valente. Di lini depan, PSS masih menaruh harapan pada penyerang asing asal Brasil, yakni Mychell Chagas, sebagai juru gedor sekaligus mengakhiri paceklik golnya musim ini.

Saat laga baru memasuki menit ke-3, PSS Sleman mengancam lewat free kick Ze Valente. Akan tetapi, tendangan bebas pemain asal Portugal tersebut masih mampu diantisipasi penjaga gawang.

Menit ke-8, Persita mendapat kesempatan emas lewat serangan balik Vidal. Beruntung bagi PSS, peluang tersebut berhasil digagalkan Try Hamdani yang dipercaya tampil di bawah mistar gawang.

Menit ke-9, Mychell Chagas mendapatkan peluang untuk mengakhiri paceklik golnya bersama PSS. Namun, ia gagal mengonversi umpan apik yang dikirim Ze Valente.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved