Berita Jogja Hari Ini

Antusiasme Tinggi, Pendaftar Panwascam di Kota Yogya Melonjak 80 Persen

Bawaslu Kota Yogyakarta telah menerima 260 berkas pendaftaran, yang terdiri dari 173 laki-laki, serta 87 orang perempuan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM - Antusiasme masyarakat Kota Yogyakarta untuk ambil bagian sebagai Panitia Pengawas Pemilu tingkat Kecamatan ( Panwascam ) melonjak signifikan.

Syarat keterwakilan perempuan pun dipastikan tuntas dan tidak mengalami kendala berarti.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Yogyakarta , Noor Harsya Aryo Samudro, mengatakan, bahwa pihaknya menerima 260 berkas pendaftaran, yang terdiri dari 173 laki-laki, serta 87 orang perempuan.

Sementara, kebutuhan Panwascam hanya 42 saja.

Baca juga: Rekrut Panwascam, Bawaslu Kota Yogyakarta Masih Kejar Keterwakilan Perempuan 30 Persen

"Peningkatan jumlah pendaftarnya mencapai 80 persen dibandingkan 2017. Keterwakilan perempuan juga beres, 30 persen atau 2 per kecamatan. Ini loncatan luar biasa untuk perempuan di Kota Yogyakarta , patut diapresiasi," tandasnya, Kamis (29/9/2022).

Hanya saja, di antara 260 pendaftar, terdapat 7 orang yang namanya masuk dalam sistem Sipol sebagai anggota partai politik.

Padahal, syarat mutlak sebagai pengawas Pemilu ialah wajib memenuhi kaidah netralitas dan tidak boleh berafiliasi dengan partai politik.

"Tapi, mereka sudah menyatakan bukan anggota parpol dan melapor ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Yogyakarta, untuk mendapat surat keterangan," urainya.

"Jadi, kami tetap memproses pendaftaran yang sudah diajukan untuk pemeriksaan berkas, bersama berkas dari pendaftar lain. Pemeriksaan berkas dilakukan sampai akhir bulan September ini," tambah Harsya.

Lebih lanjut, ia memaparkan, di antara 260 pendaftar, tercatat sekitar 80 persennya telah memiliki pengalaman sebagai petugas, atau panitia Pemilu.

Baca juga: Antusiasme Tinggi, Pendaftar Panwascam Pemilu 2024 di Gunungkidul Capai 285 Orang

Entah itu Panwascam , Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), maupun panitia pemungutan suara (PPS).

"Tidak ada batasan berapa kali boleh menjadi Panwascam. Makanya, cukup banyak yang mendaftar lagi. Bahkan, banyak yang sudah berusia di atas 60 tahun juga," cetusnya.

Selanjutnya, kata Harsya, pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi berkas administrasi, harus mengikuti ujian tulis dengan sistem computer assisted test (CAT).

Kemudian, peserta yang dinyatakan lolos masih harus melewati tes wawancara lebih dulu.

"Kami pastikan, ya, seluruh tes dilakukan secara transparan dan adil. Bagaimanapun, kami tetap berharap, afirmasi perempuan tetap terwujud sampai nanti pelantikan Panwascam ," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved