Berita PLN Terkini

Timeline Pembatalan Konversi Kompor Gas ke Kompor Listrik, Ini Alasan PT PLN

Tidak hanya keputusan membatalkan rencana konversi kompor gas ke kompor listrik, PLN juga menyatakan tidak akan menaikkan tarif listrik.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Dok. PLN
Kompor listrik induksi 

TRIBUNJOGJA.COM - Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan bahwa program konversi kompor gas elpiji ke kompor listrik dibatalkan. Hal itu terjadi setelah sebelumnya mencuat kabar penundaan program konversi kompor listrik tersebut.

Petugas PLN melatih cara mengoperasionalkan kompor induksi kepada warga di Solo. Kota Solo menjadi pilot project konversi kompor LPG ke kompor induksi. Total ada 1000 warga yang sudah mulai beralih ke kompor listrik di kota ini
Petugas PLN melatih cara mengoperasionalkan kompor induksi kepada warga di Solo. Kota Solo menjadi pilot project konversi kompor LPG ke kompor induksi. Total ada 1000 warga yang sudah mulai beralih ke kompor listrik di kota ini (Istimewa)

PT PLN memiliki alasan mengapat rencana konversi kompor gas ke kompor listrik tersebut kemudian dibatalkan. 

Menurut Darmawan Prasodjo, pembatalan rencana itu dilakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Tidak hanya keputusan membatalkan rencana konversi kompor gas ke kompor listrik, PLN juga menyatakan tidak akan menaikkan tarif listrik.

Alasannya, tarif listrik tidak naik agar daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi terjaga.

Nah, berikut ini timeline pembatalan rencana konversi kompor gas ke kompor listrik berdasarkan rangkuman kompas.com dikutip Tribun Jogja hari ini:

1. Wacana program kompor listrik

Dilansir dari Kompas.com (24/9/2022), Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo menyebutkan bahwa wacana program kompor listrik ini bisa menghemat hingga Rp 8.000 per kilogram elpiji.

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (14/9/2022), dia menyebutkan bahwa masyarakat bisa menghemat 10-15 persen jika beralih dari kompor gas ke listrik.

Di sisi lain, program konversi kompor listrik terbukti bisa menghemat APBN hingga Rp 330 miliar per tahun dan mengubah penggunaan energi yang selama ini tergantung pada impor.

2. Program tanpa menaikkan daya

Diberitakan oleh Kompas.com (26/9/2022), Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, program konversi kompor listrik tidak mewajibkan masyarakat untuk menaikkan daya listrik di rumah mereka, terutama bagi pelanggan dengan daya 450 volt ampere (VA) dan 900 VA.

Dalam program itu, PLN akan menyediakan jalur kabel listrik khusus untuk memasak dengan daya yang cukup untuk kompor listrik.

Jalur kabel ini terpisah dari instalasi listrik yang sudah ada dan tarif yang dikenakan juga tidak mengalami perubahan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved