Berita Bantul Hari Ini

RS Saras Adyatma Terus Sempurnakan Layanan Kesehatan

Pemkab Bantul terus berupaya  menyempurnakan pemerataaan pusat-pusat layanan kesehatan.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemkab Bantul terus berupaya  menyempurnakan pemerataaan pusat-pusat layanan kesehatan, satu di antaranya dengan membangun rumah sakit tipe D yakni RS Saras Adyatma di Bambanglipuro.

Dengan dibangunnya rumah sakit tersebut maka dapat meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul , Agus Budi Raharja memaparkan saat ini RS Saras Adyatma telah memiliki izin operasional.

Saat ini layanan yang diberikan adalah supporting program termasuk untuk melayani kasus-kasus kegawatdaruratan.

Baca juga: DPRD Optimalkan Peran Puskesmas untuk Pemerataan Layanan Kesehatan di Kabupaten Bantul

"Sudah beroperasi, intinya sudah jalan sebuah rumah sakit kelas D Saras Adyatma. Layanan supporting misalnya paru, layanan KIA, pemantauan ibu hamil, gizi buruk dan  penyakit menular lain," terangnya.

Meski sudah beroperasi, namun layanan kesehatan di sana masih gratis atau belum ada tarif yang dibebankan kepada pasien.

Namun demikian, agar operasional dapat terus berlangsung, pihaknya tengah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Kami tengah menyempurnakan layanan pada saat kemudian berkonsep pengelolaan keuangan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah)dan kerjasama dengan BPJS. Itu sesuatu yang harus linier dilaksanakan, tidak bisa BLUD saja tanpa kerjasama BPJS. Apalagi UHC, berarti tidak ada yang bayar," terangnya.

Adapun Kabupaten Bantul sendiri telah meraih predikat Universal Health Coverage (UHC).

Terhitung mulai 1 September 2022, sebanyak 912.073 jiwa penduduk Kabupaten Bantul telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari total jumlah penduduk 957.352 jiwa atau sebesar 95,27 persen.

"Rumah sakit juga butuh operasional, maka perlu BLUD dan kerjasama dengan BPJS. Kemudian bisa melayani sebagaimana biasanya, termasuk pasien BPJS," terangnya.

Di samping itu, Agus menyatakan bahwa penyempurnaan gedung terus dilakukan, termasuk menambah sarana prasarana.

Baca juga: Pemkab Bantul Raih Predikat UHC, Sebanyak  912.073 jiwa Telah Terdaftar sebagai Peserta JKN

Selain itu seiring berjalannya waktu, RS Saras Adyatma juga akan terus menambah dokter spesialis, sehingga semakin banyak warga sakit yang bisa dilayani.

"Saat ini OBGYN sudah ada, kita akan menambah patologi klinik, spesialis kita tambahi terus sesuai kebutuhan," terangnya.

Sementara itu, Paidi, Anggota Komisi D DPRD Bantul  berharap dibangunnya RS Saras Adyatma mampu mewadahi atau memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di sisi selatan seperti Sanden, Kretek, Pundong dan Pandak.
 
"Saat ini sudah beroperasional, tinggal menunggu diluncurkan secara resmi. Saya yakin ke depan dengan adanya rumah sakit ini, maka bisa mengurai antrean pasien di rumah sakit lain, sehingga semakin banyak yang bisa terlayani dengan cepat. Tapi konsekuensinya dokter dan peralatan medisnya harus komplit. Termasuk penambahan dokter spesialis," tambahnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved