Berita Gunungkidul Hari Ini

Kompensasi Naiknya Harga BBM, Ojek hingga Supir Angkudes di Gunungkidul Berpeluang Dapat Bantuan

Ojek hingga supir angkutan desa (angkudes) di Gunungkidul turut berpeluang mendapatkan bansos sebagai kompensasi naiknya harga BBM .

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ojek hingga supir angkutan desa (angkudes) di Gunungkidul turut berpeluang mendapatkan bantuan sosial (bansos) sebagai kompensasi naiknya harga BBM .

Dinas Perhubungan (Dishub) pun turut melakukan persiapan.

Kepala Dishub Gunungkidul , Rakhmadian Wijayanto mengatakan hingga kini pihaknya masih terus melakukan pendataan.

"Kami masih terus mendata para calon penerima dari sektor transportasi," jelas Rakhmadian pada Rabu (28/09/2022).

Baca juga: Bantalan Sosial Dampak Kenaikan Harga BBM Disebut Jadi Bentuk Keberpihakan Pemerintah pada Rakyat

Sejauh ini, setidaknya ada sekitar 120 lebih supir angkudes yang telah terdata.

Sementara dari jasa ojek ada lebih banyak lagi, yaitu mencapai lebih dari 250 orang.

Rakhmadian mengatakan saat ini pendataan diarahkan pada jasa ojek konvensional.

Namun tidak menutup kemungkinan ojek online (ojol) juga turut menerima.

"Kami juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) untuk itu," ujarnya.

Menurut Rakhmadian, koordinasi juga dilakukan terkait verifikasi data penerima.

Tujuannya memastikan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Adapun bantuan akan diberikan dalam bentuk tunai. Penyalurannya akan bekerjasama dengan PT Kantor Pos Indonesia.

Baca juga: BLT Diyakini Bisa Menjaga Tingkat Konsumsi Masyarakat Rentan Akibat Penyesuaian Harga BBM

"Terkait nominal bantuan yang diterima, masih dalam pembahasan," kata Rakhmadian.

Dinsos-PPPA Gunungkidul pun sebelumnya sudah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM.

Setidaknya ada lebih 95 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan ini.

Kepala Dinsos-PPPA Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan tiap KPM akan mendapatkan BLT sebesar 600 ribu.

Penyaluran dilakukan dalam 2 tahap, di mana tahap pertama sudah dilakukan.

"Setiap tahap akan disalurkan BLT sebesar Rp 300 ribu untuk tiap KPM," ujar Asti.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved