Drama Korea

Rangkuman Skandal Kwak Do Won, Mengemudi saat Mabuk, Diduga Lecehkan Aktris Korea secara Verbal

Nama aktor Korea Selatan Kwak Do Won tengah jadi perbincangan hangat. Skandal apakah yang menyeret namanya? Simak rangkuman berikut ini.

DOK. Amazon via IMDB
Rangkuman Skandal Kwak Do Won, Mengemudi saat Mabuk, Diduga Lecehkan Aktris Korea secara Verbal 

TRIBUNJOGJA.COM - Aktor senior Korea Selatan, Kwak Do Won, tengah terlibat dalam skandal mengemudi dalam keadaan mabuk serta dugaan pelecehan verbal terhadap seorang aktris.

Sebagai informasi, Kwak Do Won adalah aktor yang membintangi film Korea “The Attorney”, “The Wailing”, “Tazza: The Hidden Card”, “The Magician”, dan lain-lain.

Aktor 49 tahun itu juga membintangi beberapa drama Korea, di antaranya drama Korea “Phantom” dan drama Korae “Good Doctor”.

Dirangkum Tribunjogja.com dari Soompi dan Allkpop, berikut dua skandal Kwak Do Won yang baru-baru ini ramai diperbincangkan netizen.

Kwak Do Won mengemudi dalam keadaan mabuk

Kwak Do Won dilaporkan mengemudi dalam keadaan mabuk
Kwak Do Won dilaporkan mengemudi dalam keadaan mabuk. Foto ilustrasi Kwak Do Won saat berakting di sebuah film. (DOK. Channel Korea)

Diwartakan Soompi, Minggu (25/9/2022), Kwak Do Won telah didakwa oleh polisi karena mengemudi di bawah pengaruh alkohol alias mengemudi dalam keadaan mabuk.

Pada 25 September 2022, Kantor Polisi Seobu Jeju Korea Selatan secara resmi mengumumkan bahwa Kwak Do Won didakwa karena mengemudi dalam keadaan mabuk usai ditemukan tertidur di dalam mobil yang berhenti di tengah jalan.

Menurut laporan polisi, ada warga yang melaporkan bahwa ada sebuah mobil berhenti di jalan dan tidak bergerak Minggu, 25 September 2022 pagi.

Baca juga: BUKAN Pelaku Bullying, Nam Joo Hyuk Justru Ditertawakan Teman karena Ingin Jadi Model

Baca juga: Bagikan Tips Percintaan, Nam Joo Hyuk: Kalau Suka Ya Bilang, Lihat Saja Na Hee Do

Setelah polisi tiba di tempat kejadian, mereka menemukan Kwak Do Won tertidur di dalam mobil SUV yang berhenti di jalanan, tepat di depan sebuah sekolah dasar, sekitar pukul 05:00 KST (Korea Standard Time).

Adapun polisi mengatakan, kadar alkohol dalam darah Kwak Do Won cukup tinggi saat ditemukan tertidur di dalam mobil.

Karenanya, SIM milik Kwak Do Won dicabut.

Atas kejadian itu, Kwak Do Won mengaku dan membenarkan bahwa dia telah mengemudi dalam keadaan mabuk.

Ia juga mengaku bahwa dalam keadaan mabuk, ia telah mengemudi sekitar 10 kilometer.

“Untungnya, ini adalah kasus mengemudi dalam keadaan mabuk yang tidak menyebabkan kecelakaan,” kata seorang juru bicara pihak Kepolisian Korea Selatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved