Pilpres 2024

Hasil Survei LSJ Terbaru, Prabowo Tertinggi, Disusul Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan

Survei elektabilitas calon presiden terbaru yang dilaksanakan oleh LSJ menempatkan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di 3 besar

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Grafis Tribunnews/Gilang Putranto
Ilustrasi Pilpres 2024. Nama Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo unggul dalam survei yang dilaksanakan oleh Litbang Kompas, Lembaga survei Lingkaran Suara Publik dan Lembaga Survei Jakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Survei elektabilitas calon presiden terbaru yang dilaksanakan oleh Lembaga Survei Jakarta (LSJ) kembali menempatkan Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di posisi tiga besar.

Hasil itu hampir sama dengan survei-survei yang dilaksanakan oleh sejumlah lembaga survei beberapa waktu sebelumnya.

Dalam survei yang dilaksanakan oleh LSJ pada 10-20 September ini, Prabowo Subianto menempati urutan teratas dengan mendapatkan 31,5 persen.

Kemudian di posisi kedua ada Ganjar Pranowo dengan 20,8 persen dan di posisi ketiga ada nama Anies Baswedan dengan raihan 16,9 persen.

"Prabowo Subianto memiliki tingkat elektabilitas paling signifikan alias tertinggi dibandingkan tokoh-tokoh lain yang disebut-sebut bakal maju dalam kontestasi Pilpres 2024," kata Direktur Riset LSJ Fetra Ardianto, Selasa (27/9/2022) seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Kemudian, Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Yudhoyono melengkapi lima besar hasil survei LSJ.

Ridwan Kamil menempati urutan keempat dengan raihan 7,2 persen.

Sedangkan AHY menempati urutan kelima dengan mendapatkan 5,9 persen.

Selanjutnya Ketua DPR Puan Maharani (3,1 persen), dan Menteri BUMN Erick Thohir (2,8 persen).

Baca juga: Penjelasan Andi Arief Soal Video Berisi Ucapannya Soal Anies Baswedan Bakal Masuk Penjara

Kemudian, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (2,5 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (1,9 persen), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (0,8 persen), dan responden belum menentukan pilihan (6,6 persen).

Survei yang sama juga menujukkan bahwa 44,6 persen responden mengaku masih bisa berubah pikiran mengenai sosok yang akan dipilih sebagai calon presiden (capres).

Sementara itu, responden yang sudah mantap dengan pilihannya berjumlah 50,2 persen dan 5,2 persen responden menjawab tidak tahu.

"Ini artinya segala kemungkinan termasuk perubahan elektabilitas di survei-survei selanjutnya masih mungkin terjadi," ujar Fetra.

Survei dilakukan terhadap 1.220 responden berusia di atas 34 tahun di 34 provinsi se-Indonesia selama 10-20 September 2022.

Margin of error survei lebih kurang 2,81 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved