Berita Klaten Hari Ini

Lahan Pertanian di Klaten Hama Mulai Diserang Hama Wereng, DKPP: Akibat Cuaca Tak Menentu

Hama wereng mulai menyerang tanaman padi di sejumlah lahan pertanian di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Almurfi Syofyan
Kepala DKPP Klaten, Widiyanti 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Hama wereng mulai menyerang tanaman padi di sejumlah lahan pertanian di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Cuaca yang berubah-ubah dan sering tak menentu pada beberapa waktu terakhir disinyalir menjadi penyebab maraknya serangan hama wereng itu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten, Widiyanti mengatakan serangan hama wereng belum terjadi dalam jumlah banyak.

Baca juga: Kisah Petenis Legendaris Yayuk Basuki, Tinggalkan US Open 1996 Demi Membela Yogyakarta di PON

"Hama wereng ini banyak terpengaruh akibat cuaca yang tak menentu. Kalau cuaca cerah lalu tiba-tiba mendung nah seperti ini cepet berkembangnya," katanya di Pemkab Klaten, Senin (26/9/2022).

Menurut dia, pihaknya terus melakukan pengamatan dan pengendalian untuk menekan pertembuhan hama wereng tersebut.

Saat ini, beberapa wilayah yang telah melaporkannadanya hama wereng itu yakni di wilayah Prambanan 1 hektare, Jogonalan juga 1 hektare dan wilayah Delanggu 5 hektare.

"Kita tidak bisa memberantas sampai benar-benar hilang karena ini juga makhluk hidup, ada beberapa strategi untuk pengendaliannya," jelasnya.

Beberapa di antaranya, lanjut Widiyanti dengan melaksanakan pengendalian terpadu dengan melibatkan berbagai stakeholder tidak hanya para petani.

"Untuk obat-obatan itu strategi terakhir ya, kalau yang lain tak bisa baru pakai obat. Kita minta petani juga rutin cek lahannya kalau ada wereng segera lapor," akunya.

Ia menyebut, pengecekan sawah bisa dilakukan petani setiap hari karena banyak petani yang ke sawah setiap hari.

Sementara itu, Plt Kabid Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan DKPP Klaten, Lilik Nugraha menyebut tanaman padi yang diserang hama wereng sejauh ini masih bisa dikendalikan.

Baca juga: Kabar Terbaru AC Milan, Soal Kontrak Rafael Leao, Paolo Maldini Buka Suara

"Jumlahnya masih sedikit dan bisa kita kendalikan," tambahnya.

Ia mengatakan telah melakukan langkah- langkah pengendalian dengan memperbanyak penyuluhan dan sosialisasi kepada gabungan kelompok tani (gapoktan) yang akan memulai menanam agar menggunakan varietas yang lebih tahan hama wereng(Mur)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved