Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Halim Lega, Pilur Serentak Bantul 2022 Berlangsung Kondusif

Hajat besar Pemerintah Kabupaten Bantul, yakni Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak 2022, Minggu (25/9/2022), berlangsung sukses.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih ketika melakukan monitoring Pilur Serentak di Kalurahan Banguntapan, minggu (25/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Hajat besar Pemerintah Kabupaten Bantul, yakni Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak 2022, Minggu (25/9/2022), berlangsung sukses. Pilur Serentak di 21 kalurahan diikuti 75 calon lurah berjalan aman dan kondusif.

Baca juga: Bupati Abdul Halim Sambangi Sejumlah Lokasi Pilur Serentak Bantul

Baca juga: Bupati Bantul Abdul Halim Minta Para Calon Lurah Tidak Bikin Perpecahan, Jika Kalah Pilur

Dari hasil perhelatan pesta demokrasi tingkat Kalurahan itu, sebanyak 10 petahana terpilih lagi menjadi lurah. Sementara itu, tiga petahana lainnya mengalami kekalahan.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pun mengaku lega, bahwa Pilur Serentak kali ini berjalan lancar dan kondusif. Sejak awal, Abdul Halim menegaskan kondusifitas harus tetap terjaga selama pesta demokrasi ini berjalan.

"Alhamdulillah, semua pihak menyadari, proses demokrasi ini adalah bagian menyukseskan pembangunan kita. Apapun hasil pemilihan lurah, semua harus bersatu lagi untuk membangun kalurahan atau desa," ungkap Halim.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Bantul, Sri Nuryanti mengatakan, hasil pilur tersebut didapat dari data perhitungan cepat.

“Hanya tiga petahana yang kalah, yakni di Kalurahan Argosari (Sedayu), Murtigading (Sanden), dan Jatimulyo (Dlingo),” katanya.

Berdasar data DPMK Kabupaten Bantul, 21 calon Lurah yang diketahui unggul meraih suara terbanyak, yakni Susanta (Kalurahan Sidomulyo Bambanglipuro), Ari Sapto Nugroho (Kalurahan Mulyodadi Bambanglipuro), Busra A (Kalurahan Sumbermulyo Bambanglipuro), Basirudin (Kalurahan Banguntapan Banguntapan), Kaharuddin Noor (Kalurahan Jagalan Banguntapan), Prawata (Kalurahan Potorono Banguntapan).

Lalu, Sukirman (Kalurahan Palbapang Bantul), Ernawati Kusumaningsih (Kalurahan Trirenggo Bantul), Mukidi (Kalurahan Jatimulyo Dlingo), Marjiyem (Kalurahan Kebonagung Imogiri), Jauzan Sanusi (Kalurahan Trimulyo Jetis), Ridwan Anas (Kalurahan Tirtomulyo Kretek), Isnawan (Kalurahan Tirtosari Kretek), Pardiyono (Kalurahan Gilangharjo Pandak), Wisnu Riyanto (Kalurahan Wijirejo Pandak), Marhadi Badrun (Kalurahan Seloharjo Pundong), Widodo (Kalurahan Gadingsari Sanden), Bambang Trijianto (Kalurahan Murtigading Sanden), Sudarno (Kalurahan Argosari Sedayu), Bambang Sarwono (Kalurahannya Argomulyo Sedayu), dan Nur Hidayat (Kalurahan Bangunharjo Sewon). (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved