Serie A

AC MILAN: Paolo Maldini Blak-blakan tentang Suka Duka sebagai Direktur Teknis

Maldini adalah tokoh kunci dalam pekerjaan pasar transfer AC Milan, membantu mengidentifikasi bakat dan mendapatkan kesepakatan di seluruh lini.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MARCO BERTORELLO / AFP
Direktur teknis AC Milan Italia Paolo Maldini saat Liga Italia antara Torino vs AC Milan di Stadion Olimpiade di Turin pada 10 April 2022. 

TRIBUNJOGJA.COM - Paolo Maldini blak-blakan tentang hidupnya sebagai direktur teknis AC Milan.

Mantan kapten AC Milan Paolo Maldini juga berbicara tentang perasaannya setelah melihat kembali Rossoneri meraih gelar Scudetto Liga Italia Serie A.

Selain itu, Maldini juga membeberkan bagaimana AC Milan musim lalu dan pekerjaannya di bursa transfer.

Mantan bek legendaris itu menghabiskan seluruh karier bermainnya bersama Rossoneri sebelum kembali pada 2018 untuk bekerja sebagai direktur klub.

Maldini adalah tokoh kunci dalam pekerjaan pasar transfer AC Milan, membantu mengidentifikasi bakat dan mendapatkan kesepakatan di seluruh lini.

Theo Hernandez menembak di Liga Italia Serie A antara Spezia vs AC Milan pada 25 September 2021 di stadion Alberto-Picco di La Spezia.
Theo Hernandez menembak di Liga Italia Serie A antara Spezia vs AC Milan pada 25 September 2021 di stadion Alberto-Picco di La Spezia. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Theo Hernandez menyoroti pentingnya pekerjaan Maldini setelah diakuisisi dari Real Madrid pada 2019.

Berbicara di Turin Sports Festival, Maldini pertama kali membahas bagaimana rasanya memenangkan Scudetto musim lalu saat menjadi direktur teknis Milan.

“Scudetto pertama sebagai direktur penting dan berbeda dari yang lain,” kata Paolo Maldini, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

“Sebagai direktur, saya memiliki cukup banyak pengalaman dan kemenangan terakhir adalah segel yang diimpikan semua orang suatu hari nanti dalam karier mereka.

“Ini adalah kepuasan yang luar biasa bagi klub dan penggemar kami. Saya ingat betul hari-hari pertama saya di AC Milan sebagai direktur.

“Leonardo mengajari saya begitu banyak, secara profesional dan manusiawi, untuk memulai petualangan baru ini. Di Reggio Emilia, pesta di Piazza Duomo adalah momen yang unik.”

Pria Italia berusia 54 tahun itu kemudian bereaksi terhadap komentar Ruud Gullit bahwa karier bermainnya memberinya keuntungan ketika berbicara tentang target transfer.

“Memang benar, saya mulai dari keuntungan ini. Karena saya juga terkait dengan klub ini, bukan hanya karena sejarah pribadi saya.

“AC Milan memiliki sejarah yang muncul dengan sendirinya, bahkan tidak perlu diceritakan. Hal-hal ini digabungkan dapat membuat semua perbedaan pada kenyataannya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved