Berita Sleman Hari Ini

Semarak Tradisi Bedhol Projo, 5.000 Peserta Ikuti Kirab Sepanjang 4,9 Kilometer

Bedhol Projo menjadi tradisi untuk mengingat perpindahan pusat pemerintahan di Kalurahan Sidokarto, Kabupaten Sleman.

TRIBUNJOGJA.COM / Neti Istimewa Rukmana
Pelaksanaan kirab Bedhol Projo di Kalurahan Sidokarto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (25/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Bedhol Projo menjadi tradisi untuk mengingat perpindahan pusat pemerintahan di Kalurahan Sidokarto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tepat pada Minggu (25/9/2022), sekitar 5.000 orang mengikuti pelaksanaan kirab Bedhol Projo .

Carik Kelurahan Sidokarto sekaligus Ketua Panitia Bedhol Projo 2022, Herdian Alhusnan, mengatakan, agenda itu merupakan peringatan dari bergabungnya tiga kalurahan yakni Klajuran, Rewulu, dan Wirokraman pada 1948, yang kini dikenal dengan nama Kalurahan Sidokarto. 

"Bergabungnya tiga kalurahan itu atas dasar maklumat Sri Sultan Hamengkubuwana IX pada 1948. Namun, sebenarnya yang menjadi peringatan itu, bukan tanggal maklumat tersebut, tetapi tanggal perpindahan kantor Kalurahan Sidokarto," tutur Herdian kepada Tribunjogja.com , di Kalurahan Sidokarto, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Pasar Malam Sekaten Tahun Ini Dibuat Lebih Rapi dan Menarik, Dibuka Dengan Kirab Bregodo

Pasalnya, pada masa pemerintahan lurah Sidokarto pertama, segala sisi perkantoran masih berada di kediaman lurah Sidokarto pertama atau tepat di padukuhan Wirokraman, Kalurahan Sidokarto.

Kemudian, pada 15 September 1965, kantor tersebut pindah ke lokasi yang baru tepat di Jalan Sidokarto, Padukuhan Dukuh, Kalurahan Sidokarto.

Sementara itu, Herdian menuturkan, peringatan Bedhol Projo sendiri baru dilaksanakan ketiga kalinya, yakni pada 2016, 2019 dan 2022.

"Kita tidak melaksanakannya setiap tahun. Karena itu berhubungan dengan kebutuhan biaya yang cukup besar dan menimbang kesibukan masyarakat Kalurahan Sidokarto yang berbeda-beda," imbuhnya.

Namun, ke depan, pelaksanaan upacara Bedhol Projo akan hadir pada setiap tahunnya. 

"Karena akan menjadi upacara budaya yang masuk di kalender event di Kabupaten. Tetapi, kirabnya akan dilaksanakan selama tiga tahun sekali. Sebab, pelaksanaan kirab seperti ini jika dilihat dari total biaya, kurang lebih membutuhkan Rp500 juta. Jadi, ya kita masih memikirkan untuk itu," sambungnya.

Sementara itu, rute pelaksanaan kirab Bedhol Projo selalu berubah-ubah.

Tujuannya, agar segala jalur di Kalurahan Sidokarto dapat dilalui oleh kirab tersebut.

"Tapi, kalau yang sudah pakem itu di mulai dari kalurahan yang lama atau di kediaman bapak lurah yang pertama dan selesainya di kantor kelurahan yang baru," terangnya.

Kendati demikian, khusus kirab Bedhol Projo 2022, pihaknya menelusuri sisi utara Kalurahan Sidokarto.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved