PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta Disanksi Tanpa Penonton Saat Menjamu Persela, Ini Respon Manajemen
PSIM Yogyakarta dipastikan mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI berupa laga tanpa penonton ditambah denda sebesar 25 juta rupiah.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - CEO PSIM Yogyakarta , Bima Sinung Widagdo berharap sanksi laga tanpa penonton yang menerpa Tim Laskar Mataram saat menjamu Persela Lamongan, Selasa (27/9/2022) dalam lanjutan kompetisi Liga 2 mendatang tidak mengganggu persiapan dan mental pemain.
Sebelumnya, PSIM Yogyakarta dipastikan mendapat sanksi dari Komisi Disiplin PSSI berupa laga tanpa penonton ditambah denda sebesar 25 juta rupiah.
Bima berharap, sanksi ini bisa menjadi pembelajaran semua pihak untuk tidak mengulanginya di waktu mendatang.
Sehingga kiprah PSIM Yogyakarta di kompetisi Liga 2 musim ini bisa berjalan lancar.
Baca juga: BREAKING NEWS: Komdis PSSI Hukum PSIM Yogyakarta 1 Laga Kandang Tanpa Penonton
"Bagi kami ini sangat berat, selain mendapat sanksi denda Rp 25 juta, kami juga harus tampil tanpa dukungan penonton yang secara moral dan mental sangat penting bagi penampilan tim. Apalagi saat ini momentumnya lagi bagus. Tapi kami tekankan juga agar apapun kondisinya, mau itu tapa penonton, tim harus ready untuk meraih hasil terbaik," kata Bima saat dihubungi wartawan lewat sambungan telepon, Minggu (25/9/2022).
Manajemen telah mengonfirmasi pihak Komdis PSSI, jika sanksi laga tanpa penonton yang dijatuhkan kepada Laskar Mataram berlaku pada pertandingan terdekat.
"Kami juga sudah melakukan klarifikasi ke Komdis melalui PSSI, memang laga yang tanpa penonton ini saat laga kontra Persela Lamongan yang berlangsung Selasa (27/9/2022) atau laga selanjutnya. Dan kami sudah mendapatkan jawaban lisan bahwa laga itu ya saat kami menjamu Persela, karena itu laga home kami terdekat," jelasnya.
Sanksi bagi PSIM Yogyakarta tertuang pada keputusan Komdis PSSI nomor 039/L2/SK/KD-PSSl/IX/2022.
Dalam SK tersebut PSIM Yogyakarta dinyatakan melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018, karena suporter PSIM Yogyakarta melakukan perusakan fasilitas stadion saat laga kontra FC Bekasi City.
"Ya kami harap, ini bisa jadi pembelajaran bagi kita semua, agar hal-hal semacam ini jangan diulang lagi," ucap Bima.
Baca juga: PSIM Yogyakarta Dihukum 1 Laga Kandang Tanpa Penonton, Ini Kata Erwan Hendarwanto
Dihubungi terpisah, Pelatih PSIM Yogyakarta , Erwan Hendarwanto mengaku sangat kaget dengan adanya sanksi dari Komdis PSSI tersebut.
Menurutnya, kehadiran penonton bagi para pemain sangatlah penting untuk memompa semangat juang di lapangan.
Kendati begitu, telah dipastikannya sanksi Komdis PSSI membuatnya langsung memberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua pemain untuk bisa tetap semangat dan tampil tanpa terpengaruh pada adanya sanksi ini.
"Kami sudah sampaikan, ke pemain dan kami coba pahamkanke pemain agar pada situasi apapun kita harus siap menghadapinya. KIta harus bisa lebih fokus ke pertandingan dan ini adalah ujian," paparnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/logo-psim-jogja-2017_20170222_210232.jpg)