PKS Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Melalui Pasar Kita Semua di Kulon Progo

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas'udi, mengatakan Pasar Kita Semua diselenggarakan dengan mengundang pelaku ekonomi di tingkat bawah. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas'udi (topi putih) bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo, Iffah Mufidati (jilbab coklat) meninjau stan di Pasar Kita Semua yang menjual produk UMKM 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Pasar Kita Semua sebagai upaya membangkitkan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan ekonomi pascapandemi Covid-19. 

Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas'udi, mengatakan Pasar Kita Semua diselenggarakan dengan mengundang pelaku ekonomi di tingkat bawah. 

Sehingga, penyelenggaraannya tidak di tingkat dewan pimpinan wilayah (DPW) dan dewan pimpinan daerah (DPD) melainkan tingkat dewan pimpinan cabang (DPC). 

Di Kulon Progo, pasar kita semua diselenggarakan di setiap daerah pilihan (dapil). 

"Jadi mempertemukan antara potensi ekonomi seperti produk UMKM yang ada di daerah agar lebih dekat dengan masyarakat," kata Agus saat ditemui di Lapangan Kepek, Kapanewon Pengasih, Minggu (25/9/2022). 

Dia melanjutkan, pihaknya juga meminta kepada dinas terkait untuk melakukan pelatihan bagi pelaku UMKM supaya meningkatkan produktivitas.

Serta menekan biaya agar daya beli masyarakat tidak turun pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM)

"Kita khawatir dengan kenaikan harga BBM yang tinggi dan tingkat inflasi naik berdampak terhadap daya beli masyarakat yang turun. Kasihan pelaku UMKM," ucapnya. 

Menyikapi persoalan tersebut, fraksi PKS melalui komisi di DPRD yang membidangi UMKM bersama dinas terkait memberikan pendampingan bagi mereka. Di antaranya pendampingan produk kemasan, sertifikasi halal dan lainnya. 

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kulon Progo, Iffah Mufidati melanjutkan melalui even-even serupa diharapkan produk UMKM di wilayahnya lebih dikenal sesuai jargon Bela Beli Kulon Progo

Pihaknya juga mengedepankan pemasaran produk UMKM lebih optimal. 

"Di era serba online, kita buka pelatihan bagi anak-anak muda untuk memanfaatkan sumber daya kemampuan teknologinya dalam memasarkan produk UMKM di Kulon Progo. Dengan semangat bela beli dan bangga buatan Kulon Progo, mereka bisa menjadi reseller yang handal. Sehingga kreasi dan inovasi produk UMKM akan terus berkembang," jelasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved