Berita Jogja Hari Ini

Pemkot Yogyakarta Bakal Ubah Eks Makam Jopraban Jadi Ruang Terbuka Hijau, Ini Deretan Fasilitasnya

Warga masyarakat setempat pun mengajukan usulan pada pihak eksekutif agar lahan diaktifkan kembali jadi ruang terbuka hijau publik.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Pemkot Yogyakarta
Lahan bekas Makam Jopraban di Wirobrajan, Kota Yogyakarta yang bakal diubah jadi ruang terbuka hijau publik. 

"DED RTHP dibuat supaya pembangunan bisa bertahap, karena memang membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Sedangkan pembangunan RTHP di eks makam Jopraban belum masuk dalam APBD murni kita," terangnya.

"DED bersifat bertahap, agar paket-paketnya lebih mudah untuk dikerjakan kalau anggaran terbatas. Misalnya di 2023 terbatas, ya, dilakukan perubahan," lanjut Sugeng.

Adapun luas lahan eks Makam Jopraban mencapai 1.200 meter persegi, dengan status Sultan Ground yang hak guna diberikan kepada Pemkot dari Kraton Ngayogyakarta.

Lalu, tempo hari, DLH bersama kemantren, kelurahan, serta masyarakat, sudah melangsungkan pengukuran.

"Surat kekancingan lahan dari kraton terkait fungsi lahan untuk ruang terbuka hijau publik, serta fasilitas umum, dari sebelumnya makam, sudah ada. Setelah pengukuran, kami juga komunikasi lagi dengan masyarakat di sana, untuk bareng-bareng membuat desain," terang Sugeng.

Sementara, Mantri Pamong Praja Wirobrajan, Sarwanto, menyampaikan lokasi bekas makam Jopraban yang berada tepat di sisi selatan SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta itu memang cukup representatif.

Otomatis, ia pun berharap, pemindahan makam dapat segera terselesaikan.

"Proses pemindahan makam sudah jalan dua tahun, dan harapannya selesai tahun ini. Ke depan, jadi ruang terbuka hijau publik, dengan balai RW, lalu rencananya akan ada gerai-gerai untuk UMKM juga," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved