Berita Bantul Hari Ini

Gelaran Jogja Air Show Jadi Embrio Yogyakarta sebagai Tujuan Aerowisata

Jogja Air Show (JAS) 2022 mampu menyedot perhatian dan antusia warga masyarakat DIY dan sekitarnya. Berbagai rangkaian kegiatan digelar dari Jumat

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/Santo Ari
Jogja Air Show di Landasan Pacu Pantai Depok, Sabtu (24/9/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jogja Air Show (JAS) 2022 mampu menyedot perhatian dan antusia warga masyarakat DIY dan sekitarnya. Berbagai rangkaian kegiatan digelar dari Jumat (23/9/2022) sampai Minggu (25/9/20222) di beberapa tempat yakni di Lanud Adisutjipto, Pantai Parangkusumo, Landasan Pacu Pantai Depok dan Bukit Sriten Gunungkidul.

Dengan keterlibatan para atlet paralayang, paramotor dan anggota Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) akan semakin menguatkan Yogyakarta sebagai destinasi aerowisata.

Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI Azhar Aditama mengungkapkan JAS adalah agenda rutin tahunan atas kerjasama Lanud Adisutjipto dengan Pemerintah Daerah DIY yang salah satu tujuannya untuk meningkatkan kepariwisataan.

Baca juga: Erwan Hendarwanto Soroti Turunnya Kondisi Fisik Pemain PSIM Yogyakarta di Babak Kedua

"Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan embrio aerowisata, karena nanti akan menjadi salah satu icon wisata di yogyakarta," ujarnya saat ditemui di Landasan Pacu Pantai Depok, Sabtu (24/9/2022).

Dengan demikian, masyarakat bisa turut menikmati keindahan DIY dari pesawat. Dalam JAS 2022 ini pun, masyarakat sudah bisa mengikuti joy flight dengan menggunakan pesawat microlight  seperti pesawat trike dan pesawat fixed wing.

Danlanud mengungkapkan, rencananya di bulan depan akan diluncurkan atau peresmian Yogyakarta sebagai aerowisata.

"Ini akan menjadi sebuah ikon yang baru sebagai wahana pariwisata dari udara. Akan ada 22 pesawat microlight, pesawat kecil yang aman dan dapat diterbangkan dengan nyaman. Kapasitasnya bisa dua atau tiga orang termasuk pilot," terangnya.  

Menurutnya, aerowisata sudah banyak dilakukan oleh negara-negara luar. Dimungkinkan di belahan Indonesia ada yang memanfaatkan pesawat microlight sebagai wisata, namun yang diresmikan secara langsung oleh pemerintah baru akan ada di Yogyakarta.  

Baca juga: Tokoh Agama Papua Sebut Proses Hukum Lukas Enembe Bukan Kriminalisasi

"Mungkin ada belum secara resmi dilaunching oleh pemerintah, tapi insyaallah ini merupakan hal yang baru. Fasilitas sudah, ada sistem keasuransian dan prasarana sudah lengkap di set up, tinggal menunggu peraturan pemerintah daerah saja," tandasnya.

Sebelumnya, Ketua koordinator lapangan Jogja Air Show (JAS) 2022, Mayor Navigator Prasetyo mengungkapkan event JAS dapat menumbuhkan minat dirgantara ke masyarakat, untuk nantinya Yogyakarta berkembang menjadi aerowisata.

"Apalagi saat ini Jogja sangat mendukung sekali untuk menjadi aerowisata, banyak landasan yang bisa buat landing pesawat FASI seperti di Lanud, lapangan terbang Gading dan landasan pacu Depok, selain itu kita juga sudah coba landing di YIA," katanya. (nto)  

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved