Serie A

ROMA: Jose Mourinho Curhat Betapa Bahagianya Bersama Giallorossi

Jose Mourinho bahkan mengakui ia menikmati hal-hal luar biasa lebih dari apa yang pernah dia rasakan ketika di Inter Milan.

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Alberto PIZZOLI / AFP
Pelatih AS Roma Jose Mourinho buka suara soal kebahagiaan yang dirasakan di Ibu Kota Italia. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pelatih Giallorossi Jose Mourinho menegaskan dia merasa sangat bahagia di Roma.

Jose Mourinho bahkan mengakui ia menikmati hal-hal luar biasa lebih dari apa yang pernah dia rasakan ketika di Inter Milan.

Pelatih yang dikenal dengan ‘The Special One” itu sebelumnya memenangkan Treble bersama Inter Milan pada 2010 dan pindah ke Real Madrid.

Kemudia Mourinho mencari pengalaman di Chelsea, Manchester United dan Tottenham sebelum kembali ke Italia bersama Roma tahun lalu.

Sekarang memasuki musim keduanya bersama Giallorossi, Mourinho telah membuat sejarah dengan membantu mereka memenangkan turnamen UEFA pertama mereka, Liga Konferensi.

Pelatih Jose Mourinho dari Roma di pertandingan grup C Liga Eropa antara Ludogorets vs Roma di Ludogorets Arena pada 08 September 2022 di Razgrad, Bulgaria.
Pelatih Jose Mourinho dari Roma di pertandingan grup C Liga Eropa antara Ludogorets vs Roma di Ludogorets Arena pada 08 September 2022 di Razgrad, Bulgaria. (Alex Nicodim / ANADOLU AGENCY / Anadolu Agency via AFP)

“Saya selalu mengatakan bahwa tempat latihan sama di seluruh dunia dan gaya hidup selalu sama. Kita masuk pada pukul 7.30 pagi dan pergi pada pukul 18.30,” kata Mourinho kepada majalah Esquire Italia, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

“Jadi dalam hal itu, tidak banyak perubahan apakah kita tinggal di kota yang luar biasa seperti Roma atau tempat yang dingin, gelap dan tersembunyi.

“Apa yang berubah dalam hidup saya adalah saya bahagia di klub ini dan bergaul dengan semua orang. Saya merasa bahagia di Italia.”

Pelatih asal Portugal itu tampak sangat tersentuh oleh selebrasi setelah kemenangan Liga Konferensi dan bahkan membuat tato dari ketiga trofi UEFA yang telah ia menangkan.

“Itu benar-benar tak terlupakan. Ketika kami memenangkan Liga Champions bersama Inter Milan, saya tidak pergi ke Milan karena saya ingin bergabung dengan Real Madrid dan merasa bahwa jika saya kembali ke sana, saya tidak akan bisa pergi lagi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved